CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Siswa Bermasalah Dibina di Markas TNI Lewat Program Khusus Jabar

Uby
2 Mei 2025
Siswa Bermasalah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan fasilitas khusus bagi siswa bermasalah yang terlibat tawuran, geng motor, dan kenakalan remaja lainnya.

Tempat pendidikan berdisiplin tersebut berlokasi di kawasan Rindam III Siliwangi, Jalan Manado, Kota Bandung, dan telah menampung puluhan siswa dari berbagai daerah.

Sebanyak 69 siswa bermasalah telah mengikuti program pendidikan kedisiplinan di markas militer tersebut.

Baca juga:   Protes Dedi Mulyadi, PDIP Walk Out di Rapat Paripurna

Mereka terdiri atas 39 siswa asal Kabupaten Purwakarta dan 30 siswa dari Kota Bandung.

Program ini bertujuan membentuk karakter dan kedisiplinan para siswa bermasalah melalui pola pendidikan yang mengadopsi sistem militer.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa seluruh peserta program ini telah mendapatkan izin resmi dari orang tua masing-masing.

Meski mengikuti pelatihan di markas TNI, para siswa tetap berstatus sebagai pelajar aktif di sekolah asal mereka.

Baca juga:   Dedi Mulyadi Wajibkan Kepala Daerah Jabar Ikut Retret

“Anak-anak ini tidak dikeluarkan dari sekolah, hanya dipindahkan kelasnya ke markas TNI. Agar bisa menjalani pembinaan karakter. Semuanya atas persetujuan orang tua,” ujar Dedi.

Untuk pembiayaan operasional, seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah daerah masing-masing serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Inisiatif ini telah diimplementasikan di dua daerah, yakni Kota Bandung dan Kabupaten Purwakarta.

Baca juga:   Motor Geber di Tengah Aksi, Pengendara Dihajar Massa di Bandung!

Dedi menambahkan, program ini akan diperluas ke seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat mulai bulan Mei ini. Sebagai upaya sistemik untuk menekan angka kenakalan remaja.

“Kami ingin memberi solusi konkret, bukan sekadar menghukum. Harapannya, anak-anak ini bisa kembali ke lingkungan masyarakat dengan karakter yang lebih baik dan bertanggung jawab,” katanya. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Dedi MulyadiGubernur Jawa Barat Dedi MulyadiPemerintah Provinsi Jawa Baratpendidikan berdisiplinsiswa bermasalah


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Gaji Guru Honorer
HEADLINE

Gaji Guru Honorer Tertahan di Jabar, 3.823 Tenaga Pendidikan Belum Dibayar

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.