CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tuna di Ambang Punah? Benerakan Tuna Sudah Habis

Yatti Chahyati
3 Mei 2025
tuna kalengan

iluastrasi (foto : https://www.un.org/en/observances/tuna-day)

Share on FacebookShare on Twitter

# tuna kalengan

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Tuna di Ambang Punah? Benerakan Tuna Sudah Habis

Siapa sangka, tuna kalengan yang sering jadi andalan di dapur ternyata menyimpan cerita besar di baliknya.

Kaya Omega-3, protein, mineral, dan vitamin B12, tuna memang penuh manfaat — tapi permintaan global yang terus naik membuat spesies ini sempat terancam punah akibat penangkapan berlebihan.

Untungnya, ada kabar baik yang bikin optimis! Sejak PBB menetapkan 2 Mei sebagai Hari Tuna Sedunia sembilan tahun lalu, langkah-langkah serius mulai diambil untuk menyelamatkan tuna.

Baca juga:   PBB Peringatkan Lagi Militer Myanmar Hentikan Kekerasan

Dulu, hanya 75persen stok tuna yang dinyatakan sehat.

Kini, lebih dari 90% stok sudah pulih! Salah satu bukti nyatanya adalah kembalinya tuna sirip biru Atlantik di perairan Inggris selatan dan Irlandia — spesies yang dulu hampir tak terlihat.

Keberhasilan ini lahir dari kerja sama antara pemerintah, ilmuwan, dan nelayan, melalui lima organisasi pengelolaan perikanan tuna regional, didukung oleh FAO lewat proyek Common Oceans Tuna.

Baca juga:   Ethiopia Selidiki Ledakan Granat di Ibu Kota

Mereka menargetkan pada tahun 2027, semua stok tuna utama ditangkap dengan cara yang berkelanjutan.

Saat ini, dari 23 stok tuna yang dipantau, hanya dua yang masih mengalami penangkapan berlebihan — kemajuan yang patut diapresiasi!

Perjalanan masih Panjang

Perubahan iklim, kini memengaruhi pola hidup tuna, memaksa mereka berenang lebih jauh, yang menaikkan biaya penangkapan dan mengancam mata pencaharian masyarakat pesisir.

Selain itu, masalah tangkapan sampingan seperti hiu, kura-kura, paus, hingga burung albatros yang tersangkut jaring nelayan masih terus menjadi tantangan besar.

Baca juga:   BPPD Kejar Utang PBB Yang Capai 194 Miliar

Di sinilah pentingnya kerja sama global.

Perjanjian Laut Lepas UNCLOS 2023 menjadi simbol komitmen dunia untuk menjaga keanekaragaman hayati laut.

Meski ancaman belum hilang, kita punya alasan untuk optimis.

Bersama, kita bisa memastikan masa depan tuna tetap cerah — demi laut yang sehat, ekosistem yang seimbang, dan meja makan kita yang terus terisi nikmatnya tuna. (*/tie)

# tuna kalengan

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ikan tunamakanan lautPBBtuna


Related Posts

TNI gugur Lebanon
HEADLINE

TNI Gugur di Lebanon Hari Ini Diserahkan ke Keluarga di Cimahi

4 April 2026
status siaga 1 TNI
HEADLINE

TB Hasanuddin: Tiga Acuan Penting dari Kasus Penangkapan Presiden Venezuela

4 Januari 2026
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Imbau Bebaskan Tunggakan PBB, Begini Penjelasan Sekda

15 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.