www.pasjabar.com — UEFA secara resmi menunjuk Felix Zwayer sebagai wasit utama untuk laga final Liga Europa 2024/2025 yang akan mempertemukan dua tim Inggris, Manchester United dan Tottenham Hotspur. Laga bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2025 di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol.
Wasit asal Jerman itu akan didampingi dua kompatriotnya, Robert Kampka dan Christian Dietz, sebagai asisten wasit.
Sementara wasit asal Italia, Maurizio Mariani, bertugas sebagai wasit keempat dalam laga tersebut.
Penunjukan ini menuai perhatian lantaran rekam jejak Zwayer yang tidak lepas dari kontroversi.
Meski memiliki pengalaman di level tertinggi sepak bola Eropa, keputusan UEFA ini tetap mengundang pro dan kontra.
Rekor Bersama Klub Inggris dan Sorotan Karier
Felix Zwayer tercatat sudah empat kali memimpin pertandingan Manchester United di ajang Eropa.
Dari empat laga tersebut, Setan Merah mencatatkan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Sebaliknya, Tottenham Hotspur justru memiliki rekor kurang baik saat dipimpin oleh Zwayer.
The Lilywhites belum pernah menang, dengan satu kali imbang dan satu kekalahan dalam dua laga yang dipimpinnya.
Namun bukan sekadar statistik yang menjadi perhatian publik, melainkan sejarah kelam Zwayer yang sempat dihukum larangan memimpin pertandingan selama enam bulan pada 2005.
Ia diketahui menerima suap senilai 250 poundsterling dari sesama wasit, Robert Hoyzer, dalam skandal pengaturan skor yang mengguncang sepak bola Jerman.
Bellingham Pernah Kritik, UEFA Tetap Percaya
Nama Zwayer kembali menjadi sorotan publik pada 2021, ketika Jude Bellingham mengkritiknya usai Borussia Dortmund kalah dari Bayern Munchen.
Bellingham menyinggung masa lalu Zwayer dan mempertanyakan integritas sang wasit.
Komentar tersebut berujung pada denda 33 ribu poundsterling untuk Bellingham karena dianggap tidak sportif oleh UEFA.
Menariknya, Zwayer dan Bellingham kembali bertemu di semifinal Euro 2024 yang mempertemukan Inggris dan Belanda, menambah babak baru dalam dinamika relasi mereka.
Terlepas dari kontroversi masa lalu, UEFA tetap mempercayakan Zwayer untuk memimpin laga final antarklub Eropa.
Sebelumnya, ia juga memimpin leg kedua semifinal Liga Champions musim ini antara Arsenal dan PSG, yang berakhir dengan kekalahan Arsenal 1-2.
Final Liga Europa 2025 antara Manchester United dan Tottenham Hotspur dijamin akan berlangsung ketat, dan semua mata kini tertuju bukan hanya pada para pemain, tetapi juga sang pengadil lapangan.






