CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Dari Bandung ke Taiwan: Fajar Siap Harumkan Indonesia di Panggung YICFFF 2025

Tiwi Kasavela
8 Juni 2025
Dari Bandung ke Taiwan: Fajar Siap Harumkan Indonesia di Panggung YICFFF 2025

Fajar Lolos Program Exchange ke Taiwan, Siap Tampilkan Budaya Indonesia di Panggung Internasional. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Muhamad Fajar, seorang pemuda asal RW 02 Kelurahan Husein, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, berhasil mengharumkan nama daerah dengan lolos sebagai delegasi Indonesia dalam program pertukaran seni dan budaya di Taiwan dalam event  YICFFF (Yilan International Childern Folklore & Folgame Festival) 2025.

Keberhasilannya ini bermula dari sebuah penampilan di pagelaran Kabaret tahun 2025, yang kemudian membukakan jalan menuju panggung internasional.

“Awalnya, salah satu pelatih saya, Teh Vera, yang memang sudah dikenal sebagai penari internasional melihat potensi saya dan menawarkan program exchange seni dan budaya ke Taiwan,” ujar Fajar.

Saat itu, Fajar memang sedang tidak terikat kuliah maupun pekerjaan karena masih dalam tahap seleksi. Melihat peluang tersebut, ia pun diminta untuk menyiapkan dokumen pendukung seperti CV dan portofolio.

Baca juga:   Libatkan Pelajar dan Mahasiswa, Opera Ciung Wanara Pukau RK

Proses seleksi berlangsung ketat selama lebih dari dua bulan, mengingat banyaknya talenta lain yang ikut mendaftar. Hingga akhirnya, pengumuman resmi diterima melalui pesan WhatsApp: Fajar dinyatakan lolos dan berhak menjadi bagian dari delegasi seni Indonesia yang akan tampil dan belajar bersama para seniman Taiwan selama 45 hari penuh di Yilan, Taiwan.

Di sana, Fajar tak hanya akan menari, tetapi juga berkesempatan menampilkan berbagai keahlian seperti bermain alat musik, akrobatik, juggling, dan lainnya sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta.

Tim Indonesia yang diberangkatkan menamai diri mereka Garuda Culture, sebuah simbol semangat memperkenalkan budaya tanah air dengan penuh totalitas kepada audiens internasional.

Motivasi Fajar mengikuti program ini tidak datang tiba-tiba. Ia telah menekuni dunia seni sejak kelas 3 SD melalui komunitas BATTLE 02, sebuah wadah seni dan budaya yang berdiri di lingkungannya.

Baca juga:   Komisi X DPR RI Targetkan 2.500 Seniman Tari Bandung Bersertifikat dalam 5 Tahun

“Saya ingin membanggakan orang tua, membuktikan bahwa saya mampu berkembang di bidang ini, dan tentu saja membawa nama baik BATTLE 02 ke kancah internasional,” ujarnya penuh semangat.

Fajar juga mengungkapkan bahwa perjalanan menuju program ini tidak tanpa tantangan. Salah satunya adalah menyusun CV dan portofolio dalam bahasa Inggris, yang memaksa dirinya untuk belajar secara mandiri. Selain itu, ia harus membagi waktu dengan kesibukan organisasi lain yang diikutinya. Namun, semangatnya untuk terus tumbuh membuat semua tantangan itu terlewati.

“Tidak ada penampilan khusus dari saya pribadi, tapi kami semua akan memperkenalkan budaya Indonesia kepada publik Taiwan. Ini penting, agar budaya kita dikenal dan dicintai juga oleh masyarakat luar,” tuturnya.

Baca juga:   Prodi Akuntansi Unpas Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Fajar pun menyampaikan terima kasih kepada para senior dan seluruh keluarga besar BATTLE 02 yang selama ini telah mendukungnya.

Setelah kembali ke Indonesia, Fajar berkomitmen untuk membagikan seluruh ilmu dan pengalamannya kepada generasi muda di komunitasnya.

“Saya percaya ini bukan hanya soal tampil, tapi juga tentang keberanian untuk melangkah dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Indonesia punya begitu banyak seni dan budaya dari Sabang sampai Merauke yang layak ditampilkan di panggung dunia,” paparnya.

Program pertukaran seni ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk percaya diri, terus berkarya, dan ikut melestarikan seni budaya bangsa. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: Budaya IndonesiaFajar


Related Posts

John Herdman
HEADLINE

Boyong Keluarga ke Indonesia, John Herdman Siap Selami Adat Istiadat demi Satukan Hati Skuad Garuda

6 Januari 2026
Seniman Tari Bandung Bersertifikat
PASBANDUNG

Komisi X DPR RI Targetkan 2.500 Seniman Tari Bandung Bersertifikat dalam 5 Tahun

11 Juni 2025
SMA Alfa Centauri Bandung
PASPENDIDIKAN

SMA Alfa Centauri Bandung Gelar Festival Kebudayaan P5, Angkat Tema Bhinneka Tunggal Ika

11 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.