BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dua unit rumah warga di Jalan Rahayu, Kecamatan Andir, Kota Bandung, rusak berat akibat ledakan tabung gas elpiji tiga kilogram, Senin (16/6/2025) siang.
Insiden yang diduga dipicu oleh kebocoran gas ini menyebabkan empat orang mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian bermula ketika salah satu penghuni rumah tengah mengganti tabung gas elpiji tiga kilogram. Saat proses penggantian, pemilik rumah mulai mencium aroma gas menyengat yang menandakan adanya kebocoran.
Tidak lama kemudian, terjadi ledakan hebat yang meluluhlantakkan rumah tersebut.
Ledakan juga menghancurkan sebagian dinding rumah di sebelahnya. Suara ledakan terdengar keras hingga radius puluhan meter dan sempat membuat warga sekitar panik serta berhamburan keluar rumah.
“Suaranya keras banget, seperti bom. Pas saya keluar rumah, kelihatan rumah sebelah sudah hancur dan api besar menyala,” ujar Novi, salah satu warga sekitar.
Empat orang menjadi korban dalam peristiwa ini. Dua di antaranya adalah penghuni rumah yang menjadi sumber ledakan. Dan dua lainnya adalah tetangga yang berada dekat dengan lokasi kejadian.
Keempat korban mengalami luka bakar serius di bagian tubuh dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan mengamankan sisa-sisa tabung gas elpiji. Area sekitar lokasi kejadian pun disterilkan guna mengantisipasi adanya sisa gas yang masih aktif dan bisa memicu ledakan susulan.
“Kami sudah mengamankan tabung gas yang meledak dan memastikan tidak ada kebocoran lanjutan. Penyebab pasti masih kami selidiki, namun sementara ini diduga kuat berasal dari kebocoran gas elpiji saat penggantian,” ujar salah satu petugas Damkar Kota Bandung di lokasi.
Warga diminta lebih berhati-hati saat menggunakan tabung gas elpiji, terutama saat penggantian.
Pemerintah juga diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi keselamatan penggunaan gas rumah tangga. Termasuk memastikan kualitas regulator dan tabung yang beredar aman untuk digunakan. (uby)




