KAB BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menghadapi persoalan krisis air bersih yang dialami warga, Polsek Cicalengka Polresta Bandung melakukan langkah konkret dengan membangun sumur bor di Kampung Cicadas RW 10, Desa Narawita, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025.
Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat, bersama jajarannya turun langsung ke lokasi pengeboran untuk memastikan proses berjalan lancar.
Sumur bor tersebut diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 47 kepala keluarga. Yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air, terutama saat musim kemarau.
Apresiasi
Kepala Desa Narawita, Holidin, mengapresiasi langkah cepat dan tanggap Polsek Cicalengka mengenai persoalan krisis air bersih ini. Menurutnya, warga Kampung Cicadas selama ini harus berjalan hingga dua kilometer hanya untuk mendapatkan air bersih.
“Alhamdulillah, atas nama masyarakat, kami sangat berterima kasih kepada Polresta Bandung dan khususnya Polsek Cicalengka. Ini bukti nyata perhatian sosial Polri di Hari Bhayangkara ke-79,” ujar Holidin, Senin (23/6/2025).
Ia menambahkan bahwa wilayah tersebut merupakan daerah perbatasan antara Cikancung dan Cicalengka, yang dikenal rawan kekeringan.
Krisis air sudah lama menjadi masalah utama warga. Dan selama ini mereka hanya mengandalkan sumur gali yang kerap kering saat kemarau panjang.
Dalam proses pembangunan sumur, tim sempat menghadapi tantangan teknis. Seperti adanya lapisan batuan keras berupa kaolin dan batu kuarsa.
Namun, pekerjaan tetap dilanjutkan dengan semangat tinggi untuk memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi.
Holidin juga menyebut, kehadiran sumur bor ini menjadi solusi jangka panjang. Sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat Kampung Cicadas yang selama ini hidup dalam keterbatasan air bersih.
Apresiasi juga datang dari warga, salah satunya Didin. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh aparat kepolisian.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolresta Bandung dan Bapak Kapolsek yang sudah membuat sumur bor ini. Sangat membantu warga sekitar,” kata Didin.
Dengan adanya inisiatif ini, Polri tidak hanya menunjukkan eksistensinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kebutuhan dasar warga.
Sumur bor ini diharapkan menjadi titik awal bagi upaya lebih luas dalam menanggulangi persoalan air bersih di daerah rawan kekeringan. (ctk)







