www.pasjabar.com — Rumor kepindahan Granit Xhaka ke AC Milan akhirnya mendapatkan respons langsung dari Bayer Leverkusen. Klub Bundesliga tersebut dengan tegas menepis spekulasi transfer dan menyatakan bahwa tidak ada niat sama sekali untuk melepas sang gelandang.
Milan Tertarik, Tapi Leverkusen Tutup Pintu Rapat-Rapat
AC Milan diketahui sedang aktif di bursa transfer musim panas 2025. Salah satu nama yang muncul dalam radar mereka adalah Granit Xhaka.
Ketertarikan ini bahkan diakui oleh Direktur Olahraga Milan, Igli Tare, serta ayah sang pemain yang menyebut bahwa Xhaka memang sedang didekati Rossoneri.
Sempat beredar kabar bahwa Bayer Leverkusen membuka peluang menjual Xhaka dengan harga 8–10 juta euro.
Namun rumor itu langsung dibantah oleh kubu Leverkusen. Dalam pernyataan resmi kepada media Jerman Kicker, Simon Rolfes, Direktur Olahraga Leverkusen, menegaskan:
“Tidak pernah ada dan tidak akan pernah ada negosiasi dengan Milan untuk Granit Xhaka, ataupun proposal soal harga transfer,”
Lebih lanjut, Rolfes menyebut Xhaka sebagai sosok penting dalam skuat dan bagian tak tergantikan dari proyek Leverkusen saat ini.
Pemain Kunci Leverkusen Sejak 2023
Granit Xhaka bergabung dengan Bayer Leverkusen pada musim panas 2023 setelah meninggalkan Arsenal.
Sejak saat itu, ia langsung menjadi bagian penting dari tim besutan Xabi Alonso.
Pada musim 2024/2025 lalu, gelandang asal Swiss itu tampil impresif dengan 49 penampilan di semua ajang, menyumbang 7 assist dan 2 gol.
Peranya tak hanya penting dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek kepemimpinan dan pengalaman.
Keberadaannya di lini tengah menjadi penyeimbang tim, sekaligus mentor bagi para pemain muda Leverkusen.
Leverkusen Fokus Pertahankan Skuat Inti
Keputusan Leverkusen untuk mempertahankan Granit menunjukkan bahwa mereka serius menjaga stabilitas tim.
Setelah musim yang sukses, Leverkusen tampaknya tidak ingin kehilangan pemain kunci saat mereka bersiap untuk kembali berlaga di kompetisi domestik dan Eropa.
Sementara Milan harus mencari alternatif lain di lini tengah, Leverkusen mengirim pesan tegas: tidak semua pemain bisa dibeli, terutama jika mereka adalah pilar utama tim seperti Granit Xhaka.







