CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Memanas! Karyawan Bandung Zoo Kepung Manajemen

pri
2 Juli 2025
Bandung Zoo

Bandung Zoo. (foto: bandung.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, www.pasjabar.com — Kondisi di Kebun Binatang Bandung memanas pada Rabu sore (2/7/2025), ketika sekitar 80 orang karyawan mengepung kantor manajemen. Aksi ini bukan sekadar protes biasa, melainkan bentuk perlawanan terbuka terhadap dugaan pengambilalihan ilegal oleh manajemen baru yang disebut-sebut berasal dari Taman Safari Indonesia (TSI).

Aksi yang dimulai pukul 16.30 WIB itu berlangsung hingga malam hari tanpa respons dari pihak manajemen. Karyawan dari berbagai divisi, mulai dari petugas tiket, penjaga satwa (keeper), operasional, hingga pengelola kebersihan dan SDM kompak menuntut satu hal: kejelasan legalitas pengelola Kebun Binatang Bandung yang kini dipertanyakan.

“Sejak mereka masuk pada 20 Maret 2025, tidak ada satu pun dokumen sah yang menunjukkan bahwa TSI berhak mengelola kebun binatang ini,” ujar Yaya Suhaya, Ketua Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD), kepada awak media.

Baca juga:   Hari Ketiga Lebaran, Ribuan Wisatawan Padati Kebun Binatang Bandung

Manajemen Bungkam, Pekerja Menggugat: Siapa Pemilik Sah Bandung Zoo?

Yaya Suhaya, Ketua SPMD Bandung Zoo. (ist)
Yaya Suhaya, Ketua Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD). (ist)

Situasi makin panas ketika hingga pukul 21.15 WIB, tak satu pun perwakilan manajemen muncul untuk memberikan klarifikasi. Padahal aparat dari Polsek Coblong telah tiba di lokasi untuk menjaga ketertiban sejak pukul 20.00 WIB.

Para karyawan menyebut bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan mereka terhadap nasib lembaga konservasi tertua di Jawa Barat tersebut.

“Kalau memang mereka ilegal, kenapa dibiarkan mengelola fasilitas publik? Apakah kami harus terus bekerja dalam ketidakpastian seperti ini?” tegas Yaya.

Baca juga:   Sidang Doktor Manajemen Luluh Abdilah Kurniawan : Dukungan Organisasi Dosen dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Inovasi dan Implikasinya pada Kinerja

Aroma kejanggalan makin kuat karena pengelola yang diklaim berasal dari Taman Safari Indonesia memilih bungkam di tengah sorotan publik.

Di saat para pengunjung bersuka ria, para karyawan justru sibuk mempertanyakan siapa sebenarnya pemilik sah dari lembaga konservasi yang merawat puluhan spesies langka ini.

Terungkap! Akta Notaris Sah Dipegang Yayasan Margasatwa Tamansari

Di tengah aksi yang terus berlangsung, muncul sosok Gantira Bratakusuma, salah satu pembina Yayasan Margasatwa Tamansari.

Ia hadir bersama kuasa hukum dan membawa dokumen penting berupa Akta Notaris Nomor 40, tertanggal Oktober 2024, yang menyatakan bahwa pengelola sah adalah Bisma Bratakusuma.

Baca juga:   Pemkot Bandung Segel Bandung Zoo untuk Penataan Aset Daerah

Pengungkapan ini menambah keruhnya konflik internal di tubuh Bandung Zoo. Menurut Yaya, masalah ini bukan sekadar administratif, melainkan menyangkut tata kelola lembaga konservasi yang selama ini abai terhadap hak pekerja dan kesejahteraan satwa.

“Ironis, ketika publik mengira semua baik-baik saja, kami justru sibuk mencari tahu siapa majikan kami. Jika satwa stres, sakit, atau mati, kami yang disalahkan!” pungkas Yaya dengan nada geram.

Situasi ini memperlihatkan urgensi transparansi dan legalitas dalam pengelolaan lembaga konservasi.

Warga Bandung dan masyarakat umum berhak tahu siapa yang sebenarnya bertanggung jawab terhadap masa depan Kebun Binatang Bandung dan para penghuninya.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: aksi karyawan Kebun BinatangGantira Bratakusumakebun binatang bandungkonflik manajemen Bandung Zoolegalitas pengelola Bandung Zoomasalah konservasi satwa Indonesiapolemik pengelolaan kebun binatangserikat pekerja Bandung ZooTaman Safari IndonesiaYaya Suhaya SPMD


Related Posts

Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
Operasional Bandung Zoo
PASBANDUNG

Gubernur Dedi Mulyadi Lunasi Dua Bulan Gaji Karyawan Bandung Zoo Sekaligus

6 April 2026
harimau benggala
HEADLINE

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

26 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.