WWW.PASJABAR.COM – Chelsea memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menang dramatis atas Palmeiras dengan skor 2-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (5/7/2025) pagi WIB.
The Blues unggul lebih dulu lewat gol Cole Palmer di menit ke-16. Pemain muda Inggris itu mencetak gol. Dengan penyelesaian akurat ke sudut bawah gawang dari tepi kotak penalti.
Namun, keunggulan Chelsea sempat sirna di babak kedua setelah Estevao mencetak gol indah dari sudut sempit, menyamakan kedudukan 1-1. Estevao sendiri akan bergabung dengan Chelsea usai turnamen ini.
Saat pertandingan nyaris berlanjut ke babak tambahan waktu, Chelsea kembali unggul di menit ke-83. Umpan silang mendatar Malo Gusto mengenai dua pemain belakang sebelum memantul ke arah kiper Palmeiras, Weverton.
Sayangnya, Weverton gagal mengantisipasi bola yang justru masuk ke gawangnya sendiri. Gol itu tercatat sebagai gol bunuh diri sang penjaga gawang.
Palmeiras sempat memberikan tekanan di menit-menit akhir, termasuk peluang emas dari Paulinho, namun gagal dimaksimalkan. Tambahan waktu empat menit tidak cukup bagi tim Brasil itu untuk mengejar ketertinggalan.
Kemenangan ini mengantar Chelsea ke semifinal menghadapi Fluminense.
Pertandingan Sengit dan Penuh Drama
Pelatih Chelsea melakukan pergantian di menit akhir dengan menarik keluar Santos dan memasukkan Dario Essugo, yang mencatatkan debut kompetitifnya bersama tim.
Sementara Levi Colwill harus menerima kartu kuning dan dipastikan absen di semifinal karena akumulasi.
Chelsea dan Lima Klub Lain Disanksi UEFA karena Pelanggaran FFP
Di tengah kabar gembira kelolosan ke semifinal, Chelsea juga diterpa kabar tak sedap dari Eropa. UEFA resmi menjatuhkan sanksi kepada enam klub besar karena pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) untuk periode keuangan 2023–2024.
Keenam klub tersebut adalah Chelsea, Barcelona, Lyon, Aston Villa, dan AS Roma.
Chelsea dijatuhi denda sebesar €20 juta (sekitar Rp381 miliar) dan berpotensi menerima tambahan denda hingga €60 juta jika gagal memenuhi target keuangan ke depan.
Barcelona menerima denda €15 juta, sementara Lyon €12,5 juta, Aston Villa €11 juta, dan AS Roma €3 juta.
UEFA menyebut pelanggaran ini terkait dengan batas pengeluaran tim yang melebihi 80 persen dari pendapatan klub pada 2024, dan aturan ini akan diperketat menjadi 70 persen pada 2025.
Chelsea dan Aston Villa dinilai melanggar batas pengeluaran tersebut.
Terutama setelah UEFA tidak mengakui pemasukan dari penjualan aset klub seperti tim wanita kepada pihak terkait. Celah yang sebelumnya digunakan untuk mematuhi aturan Profitability and Sustainability Rules (PSR) Liga Inggris.
Seluruh klub telah menyetujui kesepakatan penyelesaian dengan UEFA, yang mencakup masa pemantauan antara dua hingga empat tahun. Serta kemungkinan pembatasan pendaftaran pemain jika target finansial tidak tercapai.
Langkah ini menunjukkan komitmen UEFA dalam memperketat kepatuhan finansial dan memastikan keberlanjutan ekonomi di dunia sepak bola Eropa. (han)







