CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Meski Diprotes Swasta, Disdik Jabar Tetap Jalankan Rombel 50 Siswa

Uby
11 Juli 2025
Meski Diprotes Swasta, Disdik Jabar Tetap Jalankan Rombel 50 Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menegaskan akan tetap menjalankan kebijakan rombongan belajar (rombel) sebanyak 50 siswa per kelas di sekolah negeri. Meskipun menuai protes dari berbagai pihak, termasuk Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Jawa Barat dan Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Disdik Jabar menyatakan kebijakan ini sebagai bagian dari program penanggulangan anak putus sekolah (PAPS) yang telah dicanangkan oleh Penjabat Gubernur Dedi Mulyadi.

Baca juga:   Pergub Komite Disahkan Disdik Jabar, Sekolah Boleh Pungut Sumbangan

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, menjelaskan bahwa alasan utama kebijakan tersebut adalah masih banyaknya siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Berdasarkan data Disdik Jabar, lebih dari 400 ribu siswa belum mendapatkan bangku di sekolah negeri.

“Kalau kita bicara fakta, justru siswa yang tidak tertampung di negeri itu masih sangat banyak. Jadi tudingan bahwa ini mematikan sekolah swasta menurut kami kurang tepat,” ujar Purwanto.

Baca juga:   Ada Pesawat F5 Nongkrong di Taman Lalulintas

Polemik semakin meruncing ketika sejumlah sekolah swasta di Jawa Barat mengalami kesulitan dalam menjaring siswa baru, bahkan harus menunda pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun, Disdik Jabar justru menyarankan agar pelaksanaan MPLS di sekolah swasta diundur hingga jumlah siswa mencukupi.

Purwanto menambahkan, pihaknya membuka peluang kolaborasi dengan sekolah swasta. Namun pemerintah tetap memiliki tanggung jawab untuk menjamin hak pendidikan bagi seluruh warga. Termasuk mereka yang tidak mampu secara ekonomi.

Baca juga:   Join Riset Pascasarjana Unpas Bersama MARA University Of Technology

Program rombel 50 siswa per kelas ini menjadi langkah strategis dalam menekan angka anak putus sekolah, meski dalam pelaksanaannya harus menghadapi berbagai tantangan dari sektor pendidikan swasta.

“Kami pastikan tidak ada niat mematikan sekolah swasta. Ini semata-mata demi anak-anak kita yang belum bisa mengakses pendidikan formal,” tegas Purwanto. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: disdik jabarrombelrombel 50 siswarombongan belajarsekolah negerisekolah swasta


Related Posts

SMA Terbuka
HEADLINE

Disdik Jabar Evaluasi Program SMA Terbuka, Tingkatkan Akses Pendidikan

13 November 2025
Tes Kompetensi Akademik
HEADLINE

Disdik Jabar Pastikan Tes Kompetensi Akademik Tertib dan Kondusif

6 November 2025
Siswa SMP Pasundan 1 Bandung
HEADLINE

Pasca Atap Roboh, Kegiatan Belajar di SMP Pasundan 1 Bandung Berjalan Normal

4 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.