CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pasar Gedebage Kini Punya Mesin Pengolah Sampah 20 Ton Per Hari

Budi Arif
15 Juli 2025
Pasar Gedebage Kini Punya Mesin Pengolah Sampah 20 Ton Per Hari

Upaya Pemkot Bandung dalam mengatasi persoalan sampah di Pasar Gedebage mulai menunjukkan hasil. Melalui kerja sama dengan CV Prosignal Karya Lestari. (foto: rif/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Upaya Pemerintah Kota Bandung dalam mengatasi persoalan sampah di Pasar Gedebage mulai menunjukkan hasil.

Melalui kerja sama dengan CV Prosignal Karya Lestari, pengelolaan sampah kini dilakukan dengan pendekatan teknologi modern.

Yakni menggunakan mesin pencacah organik, biodigester, dan metode bio drying tanpa bahan kimia. Yang ditargetkan mampu mengolah hingga 20 ton sampah per hari.

Sampah organik yang selama ini menumpuk di area pasar kini mulai diolah secara sistematis dan efisien. Dalam prosesnya, sampah terlebih dahulu dipilah sebelum dimasukkan ke mesin pencacah. Setelah dicacah, residu akan terbagi menjadi dua: residu basah dan residu kering.

Residu basah kemudian dimasukkan ke kolam fermentasi yang tidak menggunakan bahan kimia tambahan. Proses fermentasi dilakukan menggunakan mikroba alami hingga menghasilkan cairan.

Baca juga:   Pj Wali Kota Bandung Imbau Warga Patuhi Sempadan Sungai

Cairan tersebut selanjutnya dikirim ke biodigester untuk diproses kembali menjadi pupuk cair. Sementara itu, residu kering diolah lebih lanjut menjadi pupuk kompos melalui metode pengeringan alami (bio drying).

Pupuk Cair dan Kompos dari Sampah Pasar

Direktur Utama CV Prosignal Karya Lestari, Aldy Ridwansyah, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen memproses sampah baru setiap hari secara langsung.

“Semua sampah organik diproses di kolam biodigester. Sedangkan sampah anorganik dan residu kering seperti serabut kelapa maupun plastik, kita berikan ke pihak ketiga. Untuk dikelola lebih lanjut,” ujar Aldy saat ditemui di lokasi, Selasa (15/7/2025).

Baca juga:   MUI Jabar Sambut Positif Larangan Mudik

Lebih lanjut, Aldy menuturkan bahwa sejak proses pengolahan dimulai, total 145 ton sampah organik telah berhasil diolah. Menghasilkan produk pupuk cair dan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat maupun pertanian lokal.

Solusi untuk Gunungan Sampah di Gedebage

Pasar Gedebage selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan penumpukan sampah. Terutama karena aktivitas perdagangan yang sangat padat.

Inovasi pengolahan ini diharapkan menjadi model pengelolaan sampah pasar tradisional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Target kami adalah mengolah minimal 20 ton sampah per hari, baik organik maupun anorganik. Kami berharap ini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi gunungan sampah di kawasan ini,” ungkap Aldy.

Baca juga:   Warga Bandung Mulai Simulasi Vaksin COVID-19

Sinergi Pemerintah dan Swasta untuk Bandung Bersih

Langkah kolaboratif ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Bandung dalam meningkatkan kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Khususnya di titik-titik krusial seperti pasar tradisional.

Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), program ini juga memberikan nilai tambah. Melalui produk daur ulang yang bermanfaat.

Dengan teknologi biodigester dan dukungan mikroba alami, pengolahan sampah kini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun menjadi peluang ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan. (rif)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: CV Prosignal Karya Lestaripasar gedebagepemkot bandungpersoalan sampah


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.