CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Urang Sunda Bangga! Ini Jejak Emas Paguyuban Pasundan

pri
20 Juli 2025
milangkala Paguyuban Pasundan ka 112

milangkala Paguyuban Pasundan ka 112

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, www.pasjabar.com — Paguyuban Pasundan lahir pada 20 Juli 1913 di Bandung, sebagai bentuk reaksi kalangan intelektual Sunda terhadap kondisi sosial-politik di era Hindia Belanda. Organisasi ini didirikan oleh para pelajar dan tokoh terpelajar asal Tatar Sunda, dengan D.K. Ardiwinata sebagai tokoh utama yang memotori gerakan ini. Sejak awal, Paguyuban Pasundan berfokus pada pengembangan budaya, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan, menjadikannya salah satu organisasi etnis tertua dan paling konsisten di Indonesia.

Berbeda dengan organisasi pergerakan lain yang menekankan perjuangan politik kemerdekaan, Paguyuban Pasundan lebih menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat Sunda melalui jalur pendidikan dan pelestarian budaya. Sikap ini mencerminkan strategi perjuangan kultural di tengah tekanan kolonialisme Belanda.

Baca juga:   PASTV - SUJUD SYUKUR KEMENANGAN JOKOWI #pemilu2019

Kiprah di Dunia Pendidikan: Membangun dari Akar Rumput

Salah satu sumbangsih paling nyata adalah dalam bidang pendidikan. Organisasi ini mendirikan sejumlah lembaga pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Yang paling dikenal adalah Universitas Pasundan (Unpas) yang berdiri sejak 1960 dan kini menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Barat.

Selain itu, Paguyuban Pasundan juga aktif memberikan beasiswa, pelatihan keterampilan, dan pendidikan informal bagi masyarakat. Semangat mencerdaskan kehidupan bangsa diterjemahkan melalui upaya nyata untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, khususnya dari kalangan Sunda.

Menjaga Budaya Sunda di Era Modern

Paguyuban Pasundan juga menjadi garda terdepan dalam pelestarian budaya Sunda. Melalui berbagai kegiatan kesenian seperti rampak gendang, jaipong, wayang golek, hingga sastra Sunda, organisasi ini berupaya menjaga identitas etnik Sunda di tengah arus globalisasi. Festival budaya, seminar kebudayaan, hingga pelatihan bahasa Sunda secara rutin diselenggarakan.

Baca juga:   Menteri HAM Natalius Pigai Tinjau Unisba Usai Penembakan Gas Air Mata

Di era digital, Paguyuban Pasundan bahkan mulai merambah media sosial dan platform daring untuk menjangkau generasi muda. Ini menjadi strategi baru untuk tetap relevan dan menjangkau komunitas Sunda diaspora yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia bahkan mancanegara.

Tetap Eksis Lebih dari Satu Abad

Lebih dari 110 tahun berdiri, Paguyuban Pasundan tetap eksis sebagai organisasi etnis yang kuat dan berpengaruh. Organisasi ini telah membentuk lebih dari 400 cabang dan komisariat di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari semangat gotong royong, nilai-nilai Sunda, dan komitmen terhadap kemajuan masyarakat.

Baca juga:   Ridwan Kamil Kembali ke Indonesia, Pencarian Eril Terus Dilakukan Tim SAR

Tantangan tentu tetap ada, mulai dari regenerasi kepemimpinan hingga relevansi di tengah perubahan zaman. Namun dengan akar sejarah yang kuat dan strategi adaptif, Paguyuban Pasundan masih menjadi rumah besar bagi masyarakat Sunda yang ingin menjaga jati diri sambil maju bersama bangsa.

Referensi:

  1. Masykur, Ahmad. Paguyuban Pasundan: Perjuangan Budaya dan Pendidikan Kaum Sunda. Bandung: Unpas Press, 2020.

  2. Website resmi Paguyuban Pasundan: https://paguyubanpasundan.or.id

  3. Suhendar, Edi. “Kiprah Paguyuban Pasundan dari Zaman ke Zaman”, Kompas, 20 Juli 2023.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: budaya lokalbudaya sundaD.K. Ardiwinatakomunitas Sundaorganisasi budaya Indonesiaorganisasi etnikorganisasi etnis Indonesiaorganisasi Sundaorganisasi tertua Indonesiapaguyuban pasundanpelestarian budaya Sundapendidikan Sundaperan budaya dalam pendidikanpergerakan Sundasejarah Jawa Baratsejarah organisasi di Indonesiasejarah Paguyuban Pasundantokoh sundauniversitas pasundanunpas


Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026
Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.