CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

BNPB Minta Warga Jauhi Pantai Pasca Gempa 8,7 Kamchatka Rusia

Hanna Hanifah
30 Juli 2025
Gempa rusia

Konferensi Pers potensi tsunami di Indonesia pasca gempabumi dengan magnitudo 8,7 di Kamchatka, Rusia, di Ruang Pusat Pengendalian Operasi BNPB, Jakarta, Rabu (30/7/2025). (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 yang berpusat di lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025) pukul 08.25 waktu setempat atau 23.25 GMT, memicu gelombang tsunami yang berpotensi melanda wilayah Asia-Pasifik, termasuk Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, potensi tsunami diperkirakan mencapai ketinggian kurang dari 50 sentimeter karena gempa di Rusia ini. Namun tetap berisiko membahayakan masyarakat di kawasan pesisir.

Sejumlah daerah yang diperkirakan terdampak adalah Kepulauan Talaud (Sulawesi Utara), Halmahera Utara (Maluku Utara), Raja Ampat bagian utara, Manokwari, Sorong bagian utara (Papua Barat), serta Biak Numfor dan Supiori (Papua).

Jadwal Kedatangan Gelombang

BMKG merilis perkiraan waktu kedatangan gelombang tsunami sebagai berikut:

  • Talaud: 13.52 WIB
  • Halmahera Utara: 14.04 WIB
  • Manokwari: 14.08 WIB
  • Raja Ampat Utara: 14.18 WIB
  • Biak Numfor: 14.21 WIB
  • Supiori: 14.21 WIB
  • Sorong Utara: 14.24 WIB
Baca juga:   Potensi Tsunami Pasca Erupsi Gunung Ruang

Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera meminta pemerintah daerah terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Warga yang berada di kawasan pesisir diimbau menjauhi garis pantai setidaknya satu jam sebelum hingga dua jam. Setelah waktu yang diperkirakan gelombang tiba.

Tsunami Kecil Tetap Mematikan

BNPB menegaskan meski hanya 50 sentimeter, gelombang tsunami tetap dapat mematikan, terlebih bila menerjang teluk atau muara sungai.

Sejarah mencatat tsunami Tohoku Jepang tahun 2011 yang awalnya diperkirakan hanya 50 sentimeter di Papua. Namun ketinggiannya meningkat hingga 3,8 meter saat masuk ke Teluk Youtefa dan menewaskan satu warga setempat.

Baca juga:   Untuk Zero Klaster Sekolah, Gus Ahad Studi Banding ke Sulawesi Utara

“Peringatan ini jangan diremehkan. Gelombang bisa teramplifikasi di teluk dan berubah menjadi lebih besar. Keselamatan warga harus jadi prioritas,” tegas Kepala BNPB dalam pernyataan resmi.

Selain itu, gelombang susulan (after-tsunami) juga berpotensi terjadi. Masyarakat diimbau tetap waspada meski gelombang pertama telah berlalu.

Upaya Pemerintah Daerah

Rapat koordinasi darurat digelar antara BNPB, BMKG, Basarnas, TNI, Polri, serta pemerintah daerah terdampak sejak pagi. Jalur evakuasi dibuka, posko pengungsian disiapkan, dan sirene peringatan dini tsunami dipantau secara berkala.

Di Manokwari, pemerintah daerah menginstruksikan sekolah-sekolah di wilayah pesisir untuk menghentikan aktivitas belajar mengajar lebih awal. Di Talaud, aparat desa mengevakuasi warga lanjut usia dan anak-anak menuju dataran tinggi.

Baca juga:   Ledakan Bom di Cibalong Garut, 13 Orang Tewas Saat Pemusnahan

Antisipasi Hoaks

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang beredar di media sosial. Semua informasi terkait gempa dan tsunami akan diumumkan melalui kanal resmi seperti InfoBMKG, BNPB, dan Basarnas.

“Jangan panik, tetap tenang, namun tetap waspada. Ikuti arahan aparat di lapangan. Dan jangan kembali ke pantai sampai ada pengumuman resmi,” imbuh BNPB.

BNPB menjadwalkan rapat evaluasi peringatan dini dan penanganan darurat pada Rabu (30/7/2025) pukul 18.00 WIB. Pertemuan ini akan membahas perkembangan terbaru. Termasuk pemantauan gempa susulan dan laporan dari wilayah yang berpotensi terdampak. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: BMKGBNPBgelombang tsunamigempa rusiatsunami


Related Posts

hujan ringan bmkg
HEADLINE

BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Indonesia Berpotensi Hujan Ringan

6 Mei 2026
BMKG hujan lebat
HEADLINE

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

5 Mei 2026
hujan lebat bmkg
HEADLINE

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Kota Besar

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.