CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kunjungan Reses DPD RI di Cirebon: Kolaborasi Kunci Bangun Daerah Mandiri

pri
8 Agustus 2025
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, S.E., menggelar kunjungan kerja (reses) ke Pemerintah Kota Cirebon pada awal Agustus 2025. (Ist)

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, S.E., menggelar kunjungan kerja (reses) ke Pemerintah Kota Cirebon pada awal Agustus 2025. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Cirebon, www.pasjabar.com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, S.E., menggelar kunjungan kerja (reses) ke Pemerintah Kota Cirebon pada awal Agustus 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda reses Teh Aanya—sapaan akrabnya—ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Kota Cirebon dipilih sebagai lokasi strategis untuk menggali persoalan khas perkotaan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas level pemerintahan.

Pertemuan berlangsung di Gedung Adipura, Balai Kota Cirebon, yang merupakan gedung heritage bersejarah.

Turut hadir Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, perwakilan TNI-Polri, kepala dinas, hingga Kepala Kantor DPD RI Perwakilan Jawa Barat, Herman Hermawan.

Baca juga:   Pelatih Yordania Akui Kehebatan Timnas U-23 Indonesia

Dalam sambutannya, Teh Aanya menegaskan komitmennya menyerap aspirasi langsung dari daerah untuk diperjuangkan di Senayan.

Isu Fiskal, Infrastruktur, dan Sosial Jadi Sorotan

Dalam dialog terbuka, Sekda Agus Mulyadi memaparkan keterbatasan fiskal Kota Cirebon yang memiliki luas wilayah hanya 39 km² dan PAD sekitar Rp500 miliar.

Sebagian besar anggaran terserap untuk belanja wajib, khususnya rumah sakit, sehingga ruang fiskal pembangunan sangat terbatas.

Berbagai masalah strategis pun mengemuka, antara lain 11 lintasan sebidang rel kereta api yang belum teratasi.

Baca juga:   Bogor Menuntut Perhatian: Teh Aanya Kawal Perjuangan Jadi Etalase Negara

Seperti polusi dari pelabuhan batu bara, TPA yang sudah penuh, serta isu stunting dan perlindungan perempuan-anak.

Kadinkes Kota Cirebon, Maria, menekankan perlunya dukungan pusat untuk pengadaan makanan medis khusus bagi anak stunting.

Herman Hermawan mengingatkan bahwa kemajuan Jawa Barat kerap menutupi ketimpangan antarwilayah. Menurutnya, kolaborasi pusat-daerah menjadi kunci menyelesaikan persoalan seperti yang dialami Cirebon.

Dorongan Kemandirian Daerah yang Berkeadilan

Teh Aanya juga menyoroti keluhan daerah lain seperti Kabupaten Kuningan yang merasa kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan tidak diimbangi kompensasi dari pemerintah pusat.

Baca juga:   Satpam Rumah Sakit di Bandung Rudapaksa Anak di Bawah Umur

Ia menilai, kebijakan fiskal yang terlalu sentralistik perlu dievaluasi agar pembangunan lebih berpihak pada kebutuhan nyata daerah.

“DPD RI akan mengawal agar alokasi anggaran tidak hanya berdasarkan asumsi makro pusat, tetapi juga realitas di lapangan,” tegas Teh Aanya.

Reses ini menjadi bukti bahwa membangun bangsa harus dimulai dari membangun daerah, melalui komitmen, dialog aktif, dan sinergi antara pusat dan daerah. Kota Cirebon, dengan sejarah dan potensi strategisnya, diharapkan menjadi contoh penguatan peran daerah dalam pembangunan nasional.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: anggota DPD RI Jawa Barataspirasi masyarakat Cireboninfrastruktur rel kereta apiisu stunting Cirebonkemandirian daerahketimpangan wilayah Jawa Baratkolaborasi pusat dan daerahKota Cirebonkunjungan kerja DPD RImasalah fiskal daerahpembangunan berkeadilanpembangunan daerah Jawa Baratpolusi pelabuhan batu baraReses DPD RITeh Aanya Rina CasmayantiTPA penuh Cirebon


Related Posts

Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas menegaskan pentingnya harmonisasi Perda dengan kebijakan nasional untuk memperkuat otonomi daerah. Dalam kunjungan kerja BULD DPD RI di Jawa Barat, berbagai persoalan pembentukan Perda kembali menjadi sorotan. (Ist)
HEADLINE

GKR Hemas Tegaskan Pentingnya Harmonisasi Legislasi untuk Perkuat Kemandirian Daerah

27 November 2025
pertemuan reses anggota DPD RI, Aanya Rina Casmayanti, S.E., dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada Selasa, 13 Agustus 2025. (Ist)
HEADLINE

Bogor Menuntut Perhatian: Teh Aanya Kawal Perjuangan Jadi Etalase Negara

13 Agustus 2025
Kunjungan kerja anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Aanya Rina Casmayanti, S.E., di Kota Depok. (Ist)
HEADLINE

Aanya Rina Dorong Kemandirian Daerah dan Kolaborasi Strategis Bersama DPD RI

13 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.