CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Menteri Sosial Targetkan 159 Sekolah Rakyat, Wujudkan Pendidikan Merata bagi Anak Kurang Mampu

Uby
11 Agustus 2025
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan pembangunan 159 sekolah rakyat untuk anak kurang mampu di seluruh Indonesia. (Uby/pasjabar)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan pembangunan 159 sekolah rakyat untuk anak kurang mampu di seluruh Indonesia. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, www.pasjabar.com – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah gencar membangun sekolah rakyat untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat kurang mampu di Indonesia. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menargetkan pendirian 159 sekolah rakyat di seluruh Indonesia pada tahun 2025. Target ambisius ini diharapkan mampu menjangkau wilayah dari Sabang sampai Merauke, dan Miangas hingga Rote, memastikan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

Pada Sabtu sore, Gus Ipul mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 9 yang berlokasi di Kompleks Sentra Wyata Guna, Kota Bandung. Kunjungan ini menjadi simbol keseriusan Kemensos dalam merealisasikan program tersebut. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 70 sekolah rakyat yang beroperasi sejak 14 Juli 2025. Program ini disambut baik oleh masyarakat, terlihat dari antusiasme pendaftar yang tinggi.

Baca juga:   Mensos Genjot Program PKH Dan BPNT

Progres Pembangunan dan Target Realisasi Sekolah Rakyat

Untuk mencapai target 159 sekolah, Kemensos telah merencanakan pembangunan secara bertahap. Menurut Gus Ipul, sebanyak 30 sekolah rakyat tambahan akan diresmikan pada 15 atau 16 Agustus mendatang. Sementara itu, 59 sekolah lainnya ditargetkan selesai pada September 2025. Dengan adanya percepatan pembangunan ini, Kemensos optimistis dapat menyelesaikan target pendirian sekolah rakyat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sekolah rakyat ini didesain untuk menjadi solusi pendidikan alternatif bagi anak-anak yang tidak tertampung di sekolah formal atau memiliki keterbatasan finansial. Kurikulum yang diterapkan juga disesuaikan untuk memastikan para siswa mendapatkan pendidikan yang relevan dan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.

Solusi Cepat Atasi Pengunduran Diri Guru dan Murid

Program sekolah rakyat ini juga menghadapi tantangan, salah satunya adalah pengunduran diri guru. Tercatat, 143 guru atau sekitar 9,7% dari total keseluruhan mengundurkan diri. Namun, Gus Ipul memastikan hal ini tidak mengganggu proses belajar mengajar. Pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kemensos telah menyiapkan guru pengganti yang siap bertugas. Langkah cepat ini menunjukkan kesiapan Kemensos dalam menghadapi kendala operasional.

Baca juga:   Diduga Lakukan Penyelewengan Dana Umat, Kemensos Akan Panggil Pemimpin ACT

Selain guru, ada juga murid yang mengundurkan diri, tercatat sebanyak 115 orang atau 1,4% dari total siswa. Menanggapi hal ini, Kemensos memberikan kesempatan bagi para murid untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka. Sejumlah murid akhirnya kembali setelah mendapatkan keyakinan dari orang tua, meskipun ada juga yang tidak kembali dengan alasan pribadi. Kemensos tetap membuka pintu lebar-lebar bagi mereka yang ingin kembali bersekolah.

Baca juga:   Diperiksa KPK, Begini Kondisi Bupati KBB

Dukungan Masyarakat dan Harapan untuk Masa Depan Pendidikan

Inisiatif pembangunan sekolah rakyat oleh Kemensos ini mendapatkan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, termasuk masyarakat. Kehadiran sekolah-sekolah ini diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk meraih cita-citanya. Dengan visi pendidikan yang merata, Kemensos berupaya menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, terampil, dan berdaya saing.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada kualitas pengajaran dan kesejahteraan siswa. Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan dukungan penuh dari masyarakat, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa untuk mencerdaskan kehidupan.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anak putus sekolahBantuan PendidikanBerita SosialBKNGus IpulInisiatif PemerintahkemensosKualitas PendidikanMasyarakat Kurang Mampumenteri sosialPendidikan GratisPendidikan IndonesiaSaifullah YusufSekolah Menengah Pertamasekolah rakyat


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
Hardiknas 2026
PASPENDIDIKAN

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

4 Mei 2026
UTBK 2026 terakhir
HEADLINE

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Resmi Berakhir, Peserta Diminta Tetap Optimis Menanti Hasil

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.