CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kasus Balita Sukabumi, Dinkes Jabar Lakukan Investigasi Menyeluruh

Uby
26 Agustus 2025
Kasus Balita Sukabumi

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat tengah melakukan investigasi menyeluruh terkait kasus kematian seorang balita bernama Raya asal Sukabumi yang ditemukan meninggal dengan kondisi terdapat banyak cacing di tubuhnya.

Investigasi terkait kasus balita ini juga melibatkan Kementerian Kesehatan RI dan difokuskan untuk menilai pelaksanaan pelayanan kesehatan di Sukabumi.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani, menyampaikan permintaan maaf karena pelayanan kesehatan dinilai belum berjalan optimal sehingga kasus tragis ini dapat terjadi.

Baca juga:   Polda Jabar Usut Insiden Pengeroyokan Steward oleh Suporter Usai Laga Persib vs Persija

“Audit dilakukan untuk mengetahui bagaimana pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas. Termasuk posyandu dan langkah aparat desa dalam membantu warganya,” ujar Vini.

Menurutnya, investigasi akan menitikberatkan pada evaluasi sistem pelayanan dasar kesehatan.

Beberapa aspek yang diperiksa meliputi aktivitas posyandu, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga respons aparat desa atau kecamatan. Terhadap warga yang terkendala administrasi seperti tidak memiliki KTP maupun Kartu Keluarga.

Baca juga:   Antisipasi Keracunan Makanan di Sekolah, Kantin dan UKS Harus Diperkuat

“Investigasi lebih difokuskan pada bagaimana pelayanan puskesmas dilakukan. Misalnya, apakah posyandu berjalan aktif seperti seharusnya, serta bagaimana respons aparat desa atau kecamatan ketika ada warga yang tidak memiliki KTP atau KK,” jelasnya.

Selain investigasi, Dinkes Jabar juga memberikan perhatian kepada keluarga korban. Kedua orang tua Raya saat ini dibawa ke RS Welas Asih, Kabupaten Bandung, untuk mendapatkan perawatan medis dari tim dokter.

Baca juga:   Kebakaran Hanguskan Satu Bangunan di Jalan Tasikmalaya Kota Bandung

Dinkes Jabar memastikan hasil investigasi akan menjadi dasar perbaikan layanan kesehatan di wilayah Jawa Barat. Khususnya di tingkat puskesmas dan posyandu. Pemerintah provinsi berkomitmen agar kasus serupa tidak kembali terjadi. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Dinkes Jabarkasus balita Sukabumi


Related Posts

kasus campak
PASJABAR

Kasus Campak Meningkat, Dinkes Jabar Gelar ORI di Dua Wilayah

10 April 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Unpas dan Dinkes Jabar Gelar Screening Kesehatan Jiwa Mahasiswa

11 Desember 2025
timur tengah
HEADLINE

Kasus Balita Sukabumi: Dedi Mulyadi Desak Audit, Menkes Budi Ungkap Temuan Baru

22 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.