www.pasjabar.com — Jurnalis Italia Alfredo Pedullà melaporkan bahwa Federico Barba tidak akan kembali ke Italia setelah sempat bermain di Swiss bersama FC Sion. Bek tengah berusia 31 tahun itu kabarnya sudah membuat keputusan besar dalam arah kariernya. Meski mendapatkan tawaran dari dua klub Serie B, Avellino dan Bari, kesepakatan tidak tercapai dan Barba lebih memilih mencari petualangan baru di luar Eropa.
“Mantan pemain Pisa itu kini tinggal selangkah lagi bergabung dengan sebuah klub Indonesia,” tulis Pedullà.
“Barba telah membuat keputusan final untuk benar-benar melakukan perubahan total dalam kariernya. Saat ini hanya tersisa detail terakhir yang perlu diselesaikan.”
Langkah ini tentu menjadi kejutan, mengingat Barba memiliki pengalaman panjang di kompetisi elite Eropa.
Namun, pilihannya untuk hijrah ke Asia, khususnya Indonesia, diyakini menjadi jalan baru untuk menghidupkan kembali kariernya.
Persib Bandung Jadi Tujuan Baru
Kabar kedatangan Federico Barba diperkuat oleh media lokal Avellino, Sport Avellino.
Media lokal tersebut menegaskan bahwa bek kelahiran Roma itu akan segera menandatangani kontrak dengan Persib Bandung.
Klub berjulukan Maung Bandung tersebut memang tengah bersiap memperkenalkan beberapa pemain anyar pada Rabu (27/8/2025), dengan Barba masuk dalam daftar bersama Thom Haye dan Patrick Mortensen.
“Federico Barba telah memilih tujuan baru untuk menghidupkan kembali kariernya. Kini, Barba siap membuka lembaran baru dengan menerima tantangan jauh dari sorotan sepak bola Eropa, di suatu lingkungan sepak bola yang eksotis tetapi tetap memiliki daya tarik tersendiri,” tulis Sport Avellino.
Kehadiran Barba tentu akan memperkuat lini belakang Persib. Selain berposisi asli sebagai bek tengah, ia juga mampu bermain sebagai fullback kiri, memberikan fleksibilitas tambahan bagi pelatih Bojan Hodak.
Karier Panjang di Eropa
Sejak debut profesionalnya pada 2013, Federico Barba telah kenyang pengalaman di berbagai klub Eropa. Ia pernah membela AS Roma, Empoli, VfB Stuttgart, Sporting Gijon, Chievo Verona, Real Valladolid, Como 1907, hingga FC Sion di Swiss.
Meski lebih banyak berkarier di level klub, Barba juga pernah memperkuat Timnas Italia kelompok usia, yakni U-19, U-20, dan U-21. Sayangnya, kesempatan memperkuat timnas senior Italia tidak pernah datang.
Kini, dengan usianya yang sudah matang, Barba siap menantang diri di kompetisi Liga 1 Indonesia.
Jika benar-benar bergabung dengan Persib, ia akan menjadi salah satu pemain Eropa berpengalaman yang siap membawa Maung Bandung bersaing di papan atas Liga 1 serta kompetisi Asia.







