CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Situasi Kondusif, Unpas Temukan Puluhan Selongsong Gas Air Mata

Uby
2 September 2025
kondusif

Kepala Keamanan Kampus Unpas, Rosyid, menemukan sebanyak 48 bekas selongsong gas air mata yang berserakan di sekitar lingkungan kampus, Selasa (2/9/2025). (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Situasi di kawasan Jalan Tamansari, Kota Bandung, pada Selasa (2/9/2025) berangsur kondusif setelah bentrokan antara aparat gabungan TNI-Polri dan mahasiswa yang terjadi pada malam sebelumnya.

Meski aktivitas kampus kembali normal, pihak keamanan Universitas Pasundan (Unpas) melaporkan adanya temuan puluhan selongsong gas air mata di area kampus, serta sejumlah mahasiswa yang menjadi korban akibat insiden tersebut.

Kepala Keamanan Kampus Unpas, Rosyid, menjelaskan, pihaknya menemukan sebanyak 48 bekas selongsong gas air mata yang berserakan di sekitar lingkungan kampus.

Ia juga menyebutkan ada 12 mahasiswa yang pingsan akibat paparan gas air mata saat bentrokan berlangsung.

“Sekitar pukul 22.30 WIB terjadi penembakan gas air mata ke dalam area kampus. Namun, kami menegaskan bahwa tidak ada pelemparan bom molotov dari mahasiswa ke arah aparat, seperti yang sempat diberitakan,” kata Rosyid, Selasa pagi.

Baca juga:   Teguh Iman Basuki Raih Gelar Doktor Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Loyalitas Nasabah Mobile Banking

Rosyid menambahkan, pihak keamanan kampus turut meninjau rekaman CCTV yang memperlihatkan adanya lemparan bom molotov ke arah petugas TNI-Polri yang tengah melakukan patroli pengamanan unjuk rasa.

Aparat kemudian merespons dengan menembakkan gas air mata ke arah kerumunan, yang sebagian di antaranya masuk hingga ke area kampus.

Klarifikasi

Dari pihak kepolisian, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rocmawan, memberikan klarifikasi.

Ia menegaskan bahwa aparat tidak melakukan penyerangan langsung terhadap mahasiswa, melainkan merespons serangan yang lebih dulu dilancarkan oleh kelompok tertentu.

“Tidak benar aparat menyerang mahasiswa. Yang terjadi adalah petugas mendapat serangan bom molotov dari kelompok anarko ketika menggelar patroli gabungan TNI-Polri. Tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata dilakukan untuk membubarkan kelompok tersebut,” ujar Hendra.

Baca juga:   Direktur Pascasarjana Unpas Ingin Mahasiswanya Miliki Empat Karakter

Hendra juga menambahkan, bentrokan ini tidak berkaitan langsung dengan kegiatan perkuliahan di kampus. Menurutnya, situasi di sekitar kampus pada Selasa pagi sudah terkendali dan aman.

Tidak ada lagi penjagaan khusus, sementara aktivitas akademik di Unpas Tamansari maupun Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali berjalan normal seperti biasa.

Meski demikian, insiden tersebut menyisakan kekhawatiran di kalangan mahasiswa dan civitas akademika.

Menyayangkan Penggunaan Gas Air Mata

Sejumlah mahasiswa menyayangkan penggunaan gas air mata hingga masuk ke area kampus yang seharusnya menjadi zona aman. Sementara itu, pihak kampus masih melakukan pendataan terhadap korban yang terdampak.

Baca juga:   Irman Mahasiswa FKIP Unpas Bertanggung Jawab Memaksimalkan Potensi

Pantauan di lapangan pada Selasa siang menunjukkan kondisi Jalan Tamansari kembali ramai oleh aktivitas lalu lintas. Tidak terlihat adanya barikade ataupun konsentrasi massa di sekitar area kampus.

Pihak aparat keamanan juga tidak lagi melakukan penjagaan ketat, meski tetap melakukan pemantauan secara tertutup untuk mengantisipasi potensi kericuhan susulan.

Bentrokan ini menjadi catatan tersendiri bagi hubungan antara aparat keamanan dan mahasiswa di Kota Bandung.

Pihak kampus berharap komunikasi yang lebih baik bisa dilakukan di kemudian hari, agar bentrokan serupa tidak kembali terulang. Terutama dengan melibatkan area pendidikan yang seharusnya steril dari tindakan represif. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: bentrokan aparat dan mahasiswakondusifSelongsong Gas Air Matauniversitas pasundanunpas


Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

10 Mei 2026
Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.