CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ratusan Mahasiswa HMI Gelar Aksi, DPRD Jabar Kena Semprot

Uby
3 September 2025
Ratusan mahasiswa HMI Jawa Barat demo di DPRD Jabar. Mereka menuntut Kapolri mundur, evaluasi DPR, reformasi Polri, dan hentikan kekerasan aparat. (Uby/pasjabar)

Ratusan mahasiswa HMI Jawa Barat demo di DPRD Jabar. Mereka menuntut Kapolri mundur, evaluasi DPR, reformasi Polri, dan hentikan kekerasan aparat. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, www.pasjabar.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kota Bandung, Rabu (3/9/25). Massa aksi memadati halaman Gedung Sate hingga DPRD Jawa Barat dengan membawa berbagai tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah, aparat, dan lembaga legislatif.

Dalam aksi kali ini, mahasiswa menyuarakan sedikitnya 17 tuntutan utama. Beberapa poin penting di antaranya adalah mendesak Kapolri untuk mundur dari jabatannya, menuntut adanya reformasi di tubuh kepolisian, serta mengevaluasi kinerja anggota DPR yang dianggap tidak kompeten.

Kapolri Diminta Mundur, Evaluasi DPR Jadi Sorotan

Salah satu isu yang paling mengemuka dalam aksi unjuk rasa tersebut adalah desakan agar Kapolri segera meletakkan jabatannya.

Baca juga:   Stigma Buruk terkait Pasien Kesehatan Mental Pengaruhi Penanganan Pasien

Menurut mahasiswa, kepemimpinan Polri dinilai gagal memberikan rasa aman dan justru kerap menciptakan masalah melalui tindakan represif aparat di lapangan.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut agar DPR segera dievaluasi. Mereka menilai banyak anggota dewan yang tidak menjalankan fungsi dan kewajibannya secara maksimal, sehingga kerap melahirkan kebijakan yang merugikan rakyat.

Bahkan, dalam tuntutannya, mahasiswa meminta agar anggota DPR yang tidak kompeten dicopot dari jabatannya.

Tuntutan Reformasi Polri dan Kebebasan Demonstran

Selain dua tuntutan besar tersebut, mahasiswa juga menekankan pentingnya reformasi di tubuh Polri. Menurut mereka, Polri perlu dibenahi agar menjadi institusi yang profesional, transparan, dan tidak lagi melakukan kekerasan terhadap rakyat.

Mahasiswa juga menuntut agar seluruh demonstran yang ditahan saat aksi sebelumnya segera dibebaskan tanpa syarat.

Baca juga:   ASN Jabar Bandel Tak Bayar Pajak Kendaraan, Ini Sanksi Tegas Dedi Mulyadi

Bagi mereka, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak demokratis yang dilindungi undang-undang.

Oleh karena itu, tindakan penangkapan demonstran dianggap sebagai bentuk pembungkaman terhadap suara rakyat.

Aksi Damai Berlangsung Tanpa Ricuh

Meski membawa banyak tuntutan dan jumlah massa yang besar, aksi mahasiswa kali ini berlangsung damai. Tidak ada bentrokan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian seperti yang sebelumnya sempat terjadi.

Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk perlawanan mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat.

“Kami turun ke jalan karena banyak kebijakan pemerintah yang semakin menyulitkan rakyat. HMI Jawa Barat akan terus mengawal perubahan,” tegasnya.

Baca juga:   Jenazah Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar Berangkat Pukul 08.00, Iring-iringan Mobil Lintasi Tol Baros-Pasteur

Aksi damai ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Gedung DPRD Jabar padat. Namun aparat kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Hingga sore hari, mahasiswa tetap menyampaikan aspirasinya dengan orasi, spanduk, dan poster, sebelum akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa HMI di Bandung menjadi sinyal kuat bahwa suara kritis generasi muda terhadap kebijakan pemerintah terus bergelora.

Dengan 17 tuntutan yang disuarakan, termasuk desakan Kapolri mundur dan evaluasi DPR, mahasiswa menegaskan perannya sebagai kontrol sosial.

Masyarakat kini menantikan tindak lanjut dari pemerintah dan aparat atas berbagai tuntutan tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: aksi damai Bandungaksi mahasiswa BANDUNGberita Jawa Baratdemo dprd jabarDemo Gedung SateHMI Jawa BaratKapolri mundurreformasi Polrituntutan mahasiswaunjuk rasa mahasiswa bandung


Related Posts

Rekaman CCTV memperlihatkan kecelakaan adu banteng antara dua sepeda motor di Jalan Nanjung-Margaasih. Akibat lalai saat menyalip, tiga orang terluka dan satu dilarikan ke RSUD Cibabat. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Lalai Saat Menyalip, Dua Motor Terlibat “Adu Banteng” di Margaasih, Korban Terpental dan Tak Sadarkan Diri

9 April 2026
Pemakaman TNI gugur Lebanon
HEADLINE

Jenazah Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar Berangkat Pukul 08.00, Iring-iringan Mobil Lintasi Tol Baros-Pasteur

5 April 2026
Hujan deras dan angin kencang melanda Kota Bandung, Rabu (4/3/2026). Pohon raksasa setinggi 20 meter tumbang di Regol, menutup jalan dan merusak fasilitas warga. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Bandung Diterjang Angin Kencang: Pohon Raksasa di Regol Tumbang Tutup Akses Jalan Pasirluyu

4 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.