CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Puluhan Siswa di Cipongkor Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Uby
24 September 2025
Keracunan Makan Bergizi Gratis

Kasus keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kab Bandung Barat, puluhan siswa SMK Karya Perjuangan, dilarikan ke fasilitas kesehatan. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (24/9/2025).

Ratusan pelajar dilarikan ke Puskesmas dan Aula GOR Kecamatan Cipongkor setelah mengeluhkan pusing, mual, hingga muntah usai menyantap makanan yang dibagikan di sekolah.

Kejadian bermula saat sejumlah siswa SMK Karya Perjuangan mendadak jatuh pingsan tak lama setelah menyantap menu MBG berupa nasi, ayam, sayur, dan buah. Kondisi ini menimbulkan kepanikan di sekolah karena puluhan siswa lain juga mengalami gejala serupa.

Baca juga:   Siswa SMKN 1 Cihampelas Trauma Paska Keracunan Makanan Bergizi Gratis

Para korban kemudian digotong menggunakan motor dan mobil bak terbuka menuju Puskesmas Cipongkor untuk mendapatkan penanganan medis. Sebagian lainnya dirawat di Aula Kecamatan Cipongkor karena jumlah pasien yang membludak membuat petugas kesehatan kewalahan.

Menurut salah seorang siswa, makanan MBG yang disantap sudah dalam kondisi kurang layak.

“Pada saat akan dimakan, makanannya sudah terlihat basi, tapi terpaksa dimakan. Akhirnya satu per satu mengalami sakit. Yang selamat langsung minum air kelapa muda untuk menangkal racun,” ujar Ijar Maulana, siswa yang selamat dari keracunan.

Baca juga:   PASTV : Moch. Ridwan Suryana Si Penolong Polisi Terima Penghargaan
(foto: uby/pasjabar)

Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, membenarkan pihaknya menangani lebih dari 150 siswa yang mengalami gejala keracunan makan bergizi gratis (MBG).

“Korban diduga mengalami keracunan MBG. Saat ini para korban sudah dapat tertangani, namun kami membutuhkan tambahan infusan dan obat-obatan yang sudah mulai menipis,” kata Yuyun.

Hingga Rabu sore, tercatat total 600 siswa di Cipongkor mengalami keracunan MBG sejak Senin lalu. Jika sebelumnya kasus diduga berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) cabang Cipari, kali ini makanan berasal dari dapur SPPG cabang Neglasari.

Baca juga:   Puluhan Sekolah di Cisarua Terdampak Keracunan Massal Program MBG

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus keracunan massal ini. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Kasus Keracunan MBGKeracunan Makan Bergizi Gratiskeracunan mbg


Related Posts

keracunan mbg cimahi
HEADLINE

Puluhan Pelajar Cimahi Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

26 Februari 2026
keracunan MBG
HEADLINE

Puluhan Sekolah di Cisarua Terdampak Keracunan Massal Program MBG

15 Oktober 2025
Keracunan Massal di Cisarua
HEADLINE

Korban Keracunan Massal di Cisarua Bandung Barat Terus Bertambah

15 Oktober 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.