CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 14 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Cegah Keracunan Massal, Gubernur Jabar Bentuk Satgas Pengawas MBG

Uby
1 Oktober 2025
Satgas MBG

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Paska maraknya peristiwa keracunan massal yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah cepat dengan berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG.

Hal itu ia sampaikan saat berada di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (30/9/2025) sore.

Dedi Mulyadi menegaskan, Satgas ini akan fokus pada pengawasan kualitas makanan bergizi gratis agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Selain itu, Satgas juga diharapkan dapat mencegah adanya praktik kecurangan, termasuk dugaan korupsi dalam penyaluran program.

Baca juga:   Dedi Mulyadi Akan Umumkan ASN Berkinerja Buruk Lewat Media Sosial

“Satgas MBG nantinya membuat aturan-aturan yang bisa meningkatkan kualitas semua pihak. Tidak hanya dari sisi makanan, tapi juga masyarakat sebagai penerima MBG bisa mengadu lewat layanan yang akan kami siapkan,” jelasnya.

Mantan Bupati Purwakarta itu menambahkan, setiap laporan yang masuk terkait dugaan penyimpangan akan dikroscek dan diaudit secara menyeluruh.

Jika terbukti terjadi kecurangan, pihaknya tidak segan memberikan sanksi, mulai dari administratif hingga pidana.

Baca juga:   7 Orang Warga Jawa Barat Positif Terpapar Virus Corona, 706 Dipantau

Dengan begitu, program MBG dapat berjalan sesuai tujuan awal, yaitu memperkuat gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti pelajar, balita, dan ibu hamil.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menghentikan sementara puluhan SPPG (Sentra Pemberdayaan Pangan dan Gizi) sebagai penyedia MBG.

Langkah ini diambil setelah serangkaian kasus keracunan massal menimpa sejumlah sekolah di berbagai daerah di Jabar.

Baca juga:   Ridwan Kamil Bertemu Ironman Penolong Korban Kecelakaan di Cibubur

“Sekarang fokus kita adalah peningkatan kualitas MBG. Jangan sampai program yang seharusnya menyehatkan justru membahayakan penerimanya,” tegas Dedi.

Dengan adanya Satgas MBG, Pemprov Jabar berharap distribusi makanan bergizi bisa lebih higienis, transparan, dan tepat sasaran, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan risiko kesehatan. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Dedi Mulyadigubernur jawa baratKeracunan Massal MBGMBGsatgasSatgas MBG


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
sppg
HEADLINE

SPPG di Kampus: Menyatukan Ilmu dan Pengabdian

30 April 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.