CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Angga Gustiana Yusman Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Bahas Strategi Collaborative Governance untuk Peningkatan Pendapatan Daerah

Hanna Hanifah
8 Oktober 2025
Pascasarjana Unpas

Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru dalam bidang Ilmu Sosial, pada Rabu (8/10/2025) yakni Angga Gustiana Yusman. (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru dalam bidang Ilmu Sosial, pada Rabu (8/10/2025).

Angga Gustiana Yusman resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial setelah mempertahankan disertasi berjudul “Strategi Collaborative Governance dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Ciamis” dalam Sidang Promosi Doktor yang digelar di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Kampus Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung.

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Sidang sekaligus Promotor, Prof. Dr. H. Bambang Heru P, MS., didampingi Co-Promotor Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si.

Adapun jajaran penguji atau oponen ahli terdiri dari Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si., Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si., serta Prof. Dr. Iwan Satibi, M.Si.

Upaya Kolaboratif untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah

Dalam disertasinya, Angga menyoroti permasalahan belum optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, masih terdapat berbagai kendala yang menyebabkan pelaksanaan collaborative governance di sektor pajak daerah belum berjalan efektif.

Baca juga:   Kisruh SBM ITB, DPR Minta Mendikbudristek Turun Tangan

Seperti rendahnya kualitas sumber daya manusia, minimnya sosialisasi, lemahnya inovasi dan pengawasan, serta kurangnya dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Collaborative Governance Regime (CGR) yang dikembangkan oleh Emerson, Nabatchi, dan Balogh (2011), mencakup tiga dimensi utama: system context, drivers, dan dynamics of collaboration.

Ketiganya digunakan untuk menganalisis kondisi sumber daya, kebijakan, kepercayaan, serta hubungan jaringan antar pihak yang berkolaborasi dalam pengelolaan PAD di Kabupaten Ciamis.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus.

Data dikumpulkan melalui wawancara, studi kepustakaan, dan observasi, kemudian dianalisis dengan teknik triangulasi dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi yang efektif.
Strategi Kolaborasi yang Efektif untuk Peningkatan PAD

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan collaborative governance dalam peningkatan PAD di Kabupaten Ciamis, khususnya pada dimensi dinamika kolaborasi, belum berjalan maksimal.

Diperlukan peningkatan motivasi, kesadaran, sistem kerja, serta dukungan kebijakan teknis yang lebih kuat dari berbagai pihak.

Baca juga:   Operator IT Punya Peran Penting Bagi Kemajuan Pendidikan

Faktor yang menjadi penyebab lemahnya efektivitas kolaborasi di antaranya adalah kurangnya motivasi berkolaborasi, rendahnya kesadaran antarorganisasi untuk bekerja sama, dan belum adanya regulasi.

Yang secara teknis mengatur pelibatan stakeholder lintas sektor, baik dari unsur pemerintah, swasta, akademisi, tokoh masyarakat, maupun media.

Angga merekomendasikan strategi pertumbuhan agresif (growth-oriented strategy) sebagai pendekatan yang paling efektif.

Strategi ini menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya, kejelasan Standard Operating Procedure (SOP) pemungutan pajak, serta penguatan kerja sama lintas sektoral yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Dalam konteks ini, komitmen menjadi faktor kunci dan sekaligus unsur kebaruan (novelty) penelitian saya, karena kolaborasi tanpa komitmen tidak akan berjalan efektif,” tulis Angga dalam penjelasan hasil penelitiannya.

Lulus dengan Yudisium Sangat Memuaskan

Berdasarkan hasil sidang, Angga Gustiana Yusman dinyatakan lulus dengan IPK akhir 3,65 dan meraih predikat “Sangat Memuaskan.” Ia menjadi doktor ke-301 di bidang Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Pasundan.

Dalam wawancara usai sidang, Angga menyampaikan harapannya agar hasil penelitiannya dapat memberikan manfaat langsung bagi pemerintah daerah.

Baca juga:   Dinamika Kosakata di Era Media Sosial: Bahasa Gaul dan Implikasinya

“Harapan saya, hasil penelitian ini bisa diaplikasikan di lapangan, khususnya di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis. Tujuannya agar strategi collaborative governance ini benar-benar berdampak dalam peningkatan PAD dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap Pascasarjana Unpas yang dinilai adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Unpas selalu meng-upgrade diri dan menjawab tantangan publik, termasuk digitalisasi pendidikan yang kini menjadi keniscayaan. Saya berharap Pascasarjana Unpas ke depan bisa terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan tetap menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa pascasarjana di Indonesia,” tambahnya.

Komitmen Pascasarjana Unpas

Dengan kelulusan Angga Gustiana Yusman, Pascasarjana Unpas kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak doktor yang berorientasi pada riset kebijakan publik dan pembangunan daerah.

Melalui pendekatan akademik yang kuat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, Unpas terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi nyata terhadap kemajuan daerah dan bangsa. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: doktor ilmu sosial unpasPascasarjana Universitas Pasundanpascasarjana unpassidang promosi doktor unpasuniversitas pasundanunpas


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.