CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Erik Darmadjaya: Lunturnya Semangat Kebangsaan di Kalangan Pemuda

Putri
28 Oktober 2025
Erik Darmadjaya

Anggota DPRD Kota Bandung Erik Darmadjaya. (foto: dprd.bandung.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anggota DPRD Kota Bandung Erik Darmadjaya menyoroti mulai lunturnya semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

Menurutnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 harus dijadikan momentum untuk meneguhkan kembali identitas nasional serta memperkuat rasa persatuan di tengah derasnya arus globalisasi.

“Banyak yang lupa perjuangan para pendiri bangsa. Sekarang lebih fokus ke ekonomi dan dirinya sendiri,” ujar Erik, Senin (28/10/2025).

Ia menilai arah perjuangan pemuda kini mengalami pergeseran. Banyak yang lebih sibuk mengejar kepentingan pribadi dibanding memikirkan masa depan bangsa. Fenomena ini, lanjutnya, terjadi karena lemahnya pemeliharaan sejarah dan nilai-nilai peradaban bangsa.

“Nilai perjuangan dan simbol kebangsaan sekarang jarang diangkat. Anak muda lebih mengenal tren luar negeri dibanding sejarah bangsanya sendiri,” tegasnya.

Baca juga:   Sekolah, Kampus di Paguyuban Pasundan Maksimalkan Teknologi untuk Belajar

Pendidikan Sejarah Dinilai Terpinggirkan

Erik Darmadjaya juga menyoroti posisi pendidikan sejarah yang semakin tersisih, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Ia menyebut, minimnya perhatian terhadap sejarah membuat generasi muda kehilangan akar kebangsaannya.

“Kalau diurutkan, yang pertama kurikulum, kedua keluarga, ketiga pendidikan umum, dan sejarah itu seperti berada di urutan kelima,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa dukungan keluarga dan sekolah, pemahaman sejarah kebangsaan sulit tumbuh kuat. Padahal, dari sejarah itulah pemuda belajar arti perjuangan, pengorbanan, dan semangat persatuan.

Erik menegaskan, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial semata. Ia berharap momen tersebut bisa menjadi ritual kebangsaan yang menanamkan kembali nilai perjuangan serta tanggung jawab terhadap bangsa.

Baca juga:   Aksi Humanis Kapolresta Bandung pada Massa Aksi LSM GMBI yang Ditahan

“Seperti dalam agama, ada ritual untuk mengingat ajaran. Bangsa ini juga butuh ritual agar masyarakat tidak lupa jati dirinya,” kata Erik.

Kepada generasi muda Kota Bandung, Erik berpesan agar Sumpah Pemuda tidak hanya dihafalkan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Kita bangsa Indonesia, dan bangsa Indonesia wajib kita jaga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan adanya tiga tantangan besar yang dihadapi dalam menjaga semangat Sumpah Pemuda di era modern, yakni rendahnya perhatian terhadap pendidikan sejarah, minimnya kegiatan yang menumbuhkan rasa persatuan, serta kuatnya pengaruh budaya konsumtif dan individualistis.

Baca juga:   Duh Masih Ada Minimarket di Bandung Langgar Jam Operasional

Sebagai solusi, Erik mendorong penguatan kurikulum sejarah di sekolah, pemberdayaan komunitas pemuda lokal, serta kolaborasi lintas elemen masyarakat agar nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah perubahan zaman.

“Peringatan Sumpah Pemuda jangan hanya jadi rutinitas tiap tahun. Harus jadi gerakan nyata yang menumbuhkan kesadaran berbangsa,” tandasnya.

Ia menutup pesannya dengan penegasan: menjaga semangat Sumpah Pemuda bukanlah pilihan, tetapi kewajiban.

“Sejarah tidak cukup dikenang. Ia harus diteruskan lewat karya nyata dan tanggung jawab kebangsaan,” pungkasnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: anggota DPRD Kota BandungDPRD Kota BandungErik DarmadjayaHari Sumpah Pemuda 2025


Related Posts

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung
HEADLINE

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
Wakil Wali Kota Bandung ditahan
PASBANDUNG

Wakil Wali Kota Bandung Segera Ditahan? Jaksa Tunggu Restu Mendagri

25 Januari 2026
M. Ariodillah dari Yayasan Margasatwa Tamansari menilai Pemkot Bandung salah arah menangani konflik Bandung Zoo karena melibatkan BKAD, bukan ahli konservasi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Ariodillah Tegas! Pemkot Bandung Diminta Turunkan Ahli Konservasi Bukan BKAD

24 Oktober 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.