CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Menikmati Kehangatan Bandrek dan Bajigur di Tengah Hujan Bandung

Hanna Hanifah
1 November 2025
Bandrek Bandung

ilustrasi. (foto: Vecteezy)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG. WWW.PASJAABAR.COM — Saat musim hujan tiba, dua minuman tradisional khas Sunda, bandrek dan bajigur, selalu menjadi pilihan favorit untuk menghangatkan tubuh.

Kehangatan yang ditawarkan keduanya tidak hanya mengusir rasa dingin, tetapi juga menghadirkan sensasi nostalgia yang lekat dengan budaya kuliner masyarakat Jawa Barat.

Bandrek dikenal sebagai minuman berbahan dasar jahe dan gula merah yang menghadirkan rasa pedas-manis sekaligus menenangkan.

Di beberapa daerah, bandrek kerap diberi tambahan serai, merica, daun pandan, bahkan telur ayam kampung untuk memperkuat sensasi hangatnya. Minuman ini biasanya disajikan panas, lengkap dengan serpihan kelapa muda atau susu kental manis.

Sementara itu, bajigur memiliki karakter yang lebih lembut. Dibuat dari santan dan gula aren, minuman ini berpadu dengan aroma daun pandan wangi yang khas.

Sedikit jahe dan garam ditambahkan untuk menyeimbangkan rasa manisnya. Kini, sejumlah penjual bahkan menambahkan bubuk vanili atau kopi tubruk untuk menciptakan rasa yang lebih unik.

Kedua minuman ini bukan hanya sekadar penghangat tubuh, tetapi juga bagian dari warisan kuliner Sunda yang telah turun-temurun dinikmati masyarakat.

Baca juga:   Saya Orang Pintar

Di Bandung, sejumlah kedai bandrek dan bajigur legendaris tetap bertahan hingga kini, menjadi saksi sejarah sekaligus tempat favorit untuk menikmati malam hujan.

Lima Bandrek dan Bajigur Legendaris di Bandung

Kedai Bajigur Bandrek Two Aa

Berdiri sejak 1963, kedai ini menjadi salah satu ikon kuliner malam di Bandung. Two Aa dikenal karena tetap mempertahankan cita rasa klasik bajigur dan bandrek, namun juga berani berinovasi dengan berbagai varian modern seperti bajigur cokelat, greentea, taro, hingga tiramisu.

Berada di Jalan Ahmad Yani No. 299, kedai ini buka setiap hari pukul 17.00–00.00 WIB. Suasananya yang sederhana namun hangat membuatnya menjadi tempat favorit untuk berbincang santai di malam hari.

Bandrek Bajigur H. Kodir

Terletak di Jalan Cisangkuy No. 32–38, Cihapit, Bandung Wetan, kedai H. Kodir dikenal dengan racikan bandrek dan bajigur yang tetap autentik.

Baca juga:   pastv || Syiar Islam Basa Sunda Sareng Ustadz Tata Sukayat

Setiap sore hingga tengah malam, tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh pencinta minuman tradisional. Selain versi hangat, tersedia juga varian dingin bagi yang ingin menikmati cita rasa bandrek dalam bentuk berbeda. Tak lengkap rasanya tanpa ditemani pisang goreng, tempe, atau tahu goreng.

Kedai ini buka setiap hari pukul 17.00–00.00 WIB.

Bajigur Asli Ibu Hj. Siti Maemunah

Telah beroperasi sejak 1958, kedai milik Ibu Hj. Siti Maemunah merupakan salah satu pelopor penjual bajigur di Bandung. Terletak di Jalan Cisangkuy, Cihapit, kedai ini menghadirkan suasana sederhana khas warung pinggir jalan yang membuatnya terasa hangat dan akrab.

Selain bajigur dan bandrek, tersedia pula berbagai gorengan tradisional yang cocok disantap sambil menikmati malam Bandung yang sejuk. Kedai ini buka Selasa hingga Minggu, pukul 17.00–22.00 WIB.

Warung Bandrek di Jalan Braga

Bagi pencinta suasana klasik Bandung, warung bandrek di kawasan Jalan Braga ini menawarkan pengalaman berbeda. Dengan konsep warung mungil bergaya vintage, menikmati bandrek di sini menghadirkan suasana nostalgia yang kental.

Baca juga:   Summarecon Expo 2025 Resmi Digelar di Bandung Mulai 3 Oktober

Rasa bandrek yang kuat dengan tambahan aroma kayu manis menjadikannya pilihan tepat bagi pengunjung yang ingin menikmati nuansa malam Braga yang hangat dan romantis.

Bandrek Corner Sukajadi

Jika ingin menikmati bandrek dalam suasana yang lebih modern, Bandrek Corner di kawasan Sukajadi bisa menjadi pilihan menarik. Tempat ini menggabungkan konsep kafe kekinian dengan menu tradisional yang kaya rasa.

Menu andalannya adalah bandrek susu, yang lembut dan creamy, cocok dipadukan dengan camilan khas Sunda seperti cireng atau singkong goreng.

Warisan Kuliner yang Tetap Hidup

Lebih dari sekadar minuman, bandrek dan bajigur mencerminkan kearifan lokal masyarakat Sunda dalam memanfaatkan bahan-bahan alami untuk menjaga kesehatan dan kehangatan tubuh.

Di tengah gempuran minuman modern, eksistensi kedai-kedai legendaris ini menjadi bukti bahwa tradisi kuliner lokal masih memiliki tempat istimewa di hati warga Bandung. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: BajigurBandrekBandrek Bandung


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.