CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Satu Juta Pekerja Informal di Jawa Barat Dapat Akses BPJS Ketenagakerjaan

Uby
7 November 2025
Pemprov Jabar beri BPJS Ketenagakerjaan bagi 1 juta pekerja informal, termasuk seniman dan sopir. Program senilai Rp25 miliar mulai berlaku November ini. (Uby/pasjabar)

Pemprov Jabar beri BPJS Ketenagakerjaan bagi 1 juta pekerja informal, termasuk seniman dan sopir. Program senilai Rp25 miliar mulai berlaku November ini. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) resmi meluncurkan program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi satu juta pekerja sektor informal mulai November 2025.

Program ini menjadi terobosan besar dalam upaya memperluas jaminan sosial bagi masyarakat non-formal.

Pekerja seperti sopir, tenaga kebersihan, seniman, dan pelaku budaya yang selama ini belum tersentuh sistem perlindungan tenaga kerja.

Perlindungan bagi Pekerja Informal

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menjelaskan bahwa program ini menyasar pekerja yang tidak terikat kontrak tetap namun memiliki kontribusi penting dalam perekonomian daerah.

“Kami ingin memastikan pekerja informal di Jawa Barat mendapatkan perlindungan sosial yang layak, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ujar Erwan di Bandung, Selasa (4/11/2025).

Program ini melibatkan anggaran sebesar Rp25 miliar, di mana 500 ribu peserta biaya iurannya ditanggung langsung oleh Pemprov Jabar.

Baca juga:   Polwan Satlantas Diterjunkan Urai Kemacetan Libur Imlek Kota Bandung

Sementara sisanya dibiayai oleh pemerintah kabupaten/kota.

Dengan skema ini, para pekerja informal akan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Mereka juga memperoleh manfaat perlindungan jika mengalami kecelakaan kerja atau musibah lain saat bekerja.

Apresiasi Pemerintah Pusat

Menko PMK Pratikno mengapresiasi langkah Pemprov Jabar yang dianggap progresif dalam memperluas cakupan perlindungan sosial.

“Langkah Jawa Barat ini menjadi contoh nyata bahwa pemerintah daerah bisa berperan aktif memperluas jaminan sosial tenaga kerja, bukan hanya bagi pegawai formal, tapi juga masyarakat yang bekerja di sektor informal,” kata Pratikno.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai kebijakan ini memberi napas baru bagi pelaku seni dan budaya di Jawa Barat yang selama ini belum mendapatkan kepastian perlindungan kerja.

“Seniman adalah aset bangsa. Dengan adanya jaminan sosial seperti ini, mereka bisa lebih fokus berkarya tanpa khawatir soal keamanan dan masa depan,” ujar Fadli.

Komitmen Jawa Barat

Program BPJS Ketenagakerjaan untuk sektor informal ini juga dinilai sebagai bagian dari upaya Pemprov Jabar dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan inklusif dan berkeadilan.

Baca juga:   Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Ziarah ke Makam Raden Dewi Sartika

Selain memberi perlindungan, program ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya nilai-nilai sosial dan budaya positif di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa pekerja di semua sektor—baik formal maupun informal—mendapatkan hak yang sama untuk hidup aman, sehat, dan sejahtera,” tutup Erwan.

Dengan adanya program ini, Jawa Barat menegaskan posisinya sebagai provinsi pelopor dalam perlindungan tenaga kerja informal di Indonesia. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: BPJS KetenagakerjaanBPJS tenaga kerjaekonomi kreatif Jawa BaratErwan Setiawanfadli zonjaminan kecelakaan kerjajaminan kematianjaminan sosial Indonesiajawa baratkabupaten kota di Jabarkebijakan pemerintah daerahkesejahteraan pekerjaMenko PMKMenteri Kebudayaanpekerja informalpekerja seni dan budayapelaku budayapemerintah daerahpemerintah kabupaten kotaPemprov Jabar 2025Pemprov jawa baratperlindungan sosialperlindungan tenaga kerjaPratiknoprogram bantuan pekerjaprogram BPJS Jabarprogram inovatif Jabarprogram jaminan sosialsektor budaya Indonesiasektor informalseniman Jawa Baratsopir angkottenaga kebersihanWakil Gubernur Jawa Barat


Related Posts

Sebuah pohon Kiara Payung tumbang di Jalan Encep Kartawiria, Cimahi, menimpa gerobak pedagang dan melukai 11 orang, termasuk siswa sekolah dasar. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

4 Mei 2026
Viral video seorang anak disabilitas di Bandung Barat memiliki kebiasaan memakan rumput sejak usia 4 tahun. Bupati Jeje Ritchie Ismail turun tangan berikan bantuan. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Viral Bocah di Bandung Barat Gemar Makan Rumput, Bupati Jeje Ritchie Ismail Instruksikan Penanganan Intensif

30 April 2026
harga elpiji naik
PASJABAR

Harga Elpiji Naik, KDM Ungkap Kearifan Lokal Bisa Jadi Alternatif

21 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.