CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Aksi Teror Bom di SMAN 72, Lemhannas Minta Hadirkan Psikolog Sekolah

Uby
10 November 2025
Bom SMAN 72

Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Pascaaksi teror bom di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melibatkan psikolog di setiap sekolah di Indonesia.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan yang berpotensi memicu tindakan nekat dari siswa.

Peristiwa ledakan bom di SMAN 72 Jakarta mengguncang publik. Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan siswa sekolah tersebut yang menjadi korban perundungan teman-temannya sendiri.

Baca juga:   Wamen Fajar Riza Ul Haq: Budaya Literasi Jadi Kunci Pulihkan Kesehatan Mental Siswa di Era Media Sosial

Menanggapi hal ini, Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily meminta Kemendikdasmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah.

“Sekolah perlu memperkuat peran guru BK dan melibatkan psikolog profesional agar anak-anak tidak merasa tertekan, terisolasi, atau menjadi korban perundungan,” ujarnya.

Selain itu, TB Ace juga menekankan pentingnya pengawasan penggunaan ponsel di kalangan siswa. Menurutnya, media sosial dan akses digital yang tidak terkontrol dapat menjadi sarana penyebaran kekerasan, perundungan, maupun ide-ide berbahaya di kalangan pelajar.

Baca juga:   Jaring Talenta Terbaik, STMKG Gelar Tes Seleksi Online di Seluruh Indonesia

“Pihak sekolah harus memperketat penggunaan ponsel dan memastikan lingkungan belajar aman. Kemendikdasmen juga perlu menghidupkan kembali program bimbingan dan penyuluhan di sekolah-sekolah,” tambahnya.

Sebelumnya, aksi teror di SMAN 72 Jakarta dilakukan oleh seorang siswa kelas XII yang diduga menjadi korban perundungan.

Ledakan tersebut menyebabkan kepanikan di lingkungan sekolah dan kini tengah dalam penyelidikan kepolisian. Hingga saat ini, aparat masih mendalami motif serta jaringan pelaku untuk memastikan dugaan keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Aksi Teror BomBom SMAN 72bullyingkemendikdasmenLemhannasSMAN 72 Jakarta


Related Posts

PJJ
HEADLINE

Kemendikdasmen Perluas PJJ di 34 Provinsi, Sasar 3.500 ATS

25 April 2026
platform Rumah Pendidikan
HEADLINE

Kemendikdasmen Ajak Sekolah Manfaatkan Platform Rumah Pendidikan

23 April 2026
TKA SD SMP 2026
HEADLINE

TKA 2026 Bukan Penentu Lulus, Wamen Fajar Ungkap yang Sebenarnya Dinilai

2 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.