BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Jalan Terusan Pasir Koja, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Selasa (11/11/2025) malam. Sedikitnya 10 kios kayu hangus terbakar dalam peristiwa yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik dari salah satu toko di area tersebut.
Api Cepat Menyebar ke Deretan Kios Kayu Pasir Koja
Menurut laporan di lokasi, kobaran api pertama kali muncul sekitar pukul 18.30 WIB.
Dalam hitungan menit, si jago merah langsung membesar dan melahap deretan kios kayu yang berdempetan di kawasan padat penduduk tersebut.
Warga sekitar yang panik berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menyelamatkan barang-barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.
Namun, material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat merembet ke kios lainnya.
“Tiba-tiba muncul asap dari salah satu toko kayu, lalu api langsung membesar,” ujar Abah Jalal, salah satu warga sekitar yang menjadi saksi mata.
“Kami berusaha padamkan pakai ember dan selang seadanya, tapi apinya terlalu besar.”
Petugas Damkar Kerahkan Belasan Unit Mobil Pemadam
Petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung segera diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan.
Setidaknya belasan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang terus membesar.
Kondisi di lapangan cukup sulit karena banyaknya bahan mudah terbakar serta akses jalan yang sempit di kawasan tersebut.
Meski begitu, petugas dibantu warga terus berupaya melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.
Dugaan Sementara: Korsleting Listrik
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di salah satu toko penjual kayu.
Namun, pihak berwenang masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber pasti api.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran untuk mencegah api muncul kembali.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa, tetapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah akibat kios dan barang dagangan yang ludes terbakar. (Ave)







