CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Penelitian Ungkap Otak Lebih Tajam Saat Lelah pada Malam Hari

Hanna Hanifah
15 November 2025
Otak Lebih Tajam

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW’.PASJABAR.COM – Malam hari kerap menjadi waktu bagi tubuh untuk beristirahat setelah beraktivitas sepanjang hari, namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa otak justru bisa terasa lebih tajam pada malam hari, terutama saat seseorang dalam kondisi lelah.

Dikutip dari ANTARA, sebuah temuan ilmiah mengungkap bahwa rasa lelah dapat meningkatkan kemampuan otak lebih tajam dalam memproses dan menyimpan informasi.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Jepang tersebut dipublikasikan dalam jurnal Neuroscience Research, dan menunjukkan adanya mekanisme otak yang bekerja secara berbeda pada malam hari, khususnya terkait memori.

Baca juga:   Derbi Manchester Berakhir 0-0: Peluang Emas Garnacho Terbuang, Fans Kecewa!

Dalam penelitian itu, para ahli melakukan eksperimen pada tikus yang dimodifikasi secara genetik. Tikus-tikus tersebut dipaparkan pada cahaya, lalu aktivitas listrik otaknya diukur untuk melihat responsnya.

Hasilnya, tikus yang berada dalam kondisi lelah sebelum matahari terbit menunjukkan reaksi yang lebih lemah terhadap cahaya, menandakan tingkat kewaspadaan yang menurun.

Namun, di saat yang sama, otak tikus-tikus tersebut justru menunjukkan kemampuan lebih kuat dalam membentuk koneksi jangka panjang. Koneksi ini merupakan elemen penting dalam proses belajar dan pembentukan memori.

Baca juga:   SLBN Ciendo Gelar Simulasi PTMT, Masker Jadi Kendala

Para peneliti menemukan bahwa hal tersebut berkaitan dengan senyawa kimia bernama adenosin, yaitu zat yang mengatur tingkat aktivitas dan rasa lelah pada otak.

Ketika kadar adenosin meningkat, otak mengirim sinyal kepada tubuh bahwa sudah waktunya beristirahat. Meski begitu, kondisi ini juga membuat otak lebih mudah menyimpan informasi dalam jangka panjang. Dengan kata lain, rasa lelah ringan dapat memberi manfaat bagi proses belajar.

Baca juga:   Pemkot Cimahi Gelar Kirab Budaya Ngarak Cai

Namun, para ahli tetap menegaskan bahwa tidur merupakan kebutuhan penting. Terlalu lama terjaga atau mengalami kurang tidur justru dapat memperburuk daya ingat dan berdampak negatif pada fungsi kognitif secara keseluruhan. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: kemampuan otakkondisi lelahOtak Lebih Tajam Saat Lelah


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.