CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASOLAHRAGA

Kylian Mbappe “Seret” PSG ke Pengadilan! Tuntut €55 Juta Gaji Tak Dibayar, Drama Besar Mantan Klub Meledak!

pri
18 November 2025
Kylian Mbappe berhasil bawa Real Madrid menang telak atas Valencia. (REUTERS/Susana Vera)

Kylian Mbappe berhasil bawa Real Madrid menang telak atas Valencia. (REUTERS/Susana Vera)

Share on FacebookShare on Twitter

www.pasjabar.com — Kylian Mbappe kembali ke Paris bukan untuk bermain, melainkan untuk bertarung di meja hijau. Bintang Real Madrid itu resmi menyeret mantan klubnya, Paris Saint-Germain, ke pengadilan tenaga kerja setelah mengklaim bahwa PSG masih menunggak pembayaran gajinya sebesar €55 juta. Kasus ini menjadi salah satu sengketa kontrak terbesar dalam sejarah sepak bola Eropa.

Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada 17 November 2025 pukul 13.00 waktu setempat di pengadilan tenaga kerja Paris—lembaga yang sebenarnya jarang menangani pertikaian sebesar ini. Permintaan Mbappe untuk mengubah status kontraknya dari “jangka pendek” menjadi “kontrak permanen” membuat kasus langsung naik ke tahap persidangan tanpa proses konsiliasi.

Mengapa Mbappe Menuntut PSG ke PEngadilan? Pengacara Jelaskan Detail Kasus

Menurut pengacara Paris, Elie Dottelonde, Mbappe mengajukan gugatan karena merasa PSG melanggar kontrak kerja dengan tidak membayarkan gaji tiga bulan terakhir serta bonus yang dijanjikan.

Baca juga:   Coutinho Tinggalkan Liga Inggris Demi Al-Duhail

“Dia adalah pihak penggugat. Mbappe akan memaparkan bahwa PSG tidak menjalankan pelaksanaan kontrak kerja secara benar. PSG harus menjelaskan mengapa mereka merasa tidak wajib membayar,” ujar Dottelonde.

Ini menjadi kasus pertama dalam sejarah Tribunal Industri Prancis yang melibatkan pemain sepak bola dengan profil setinggi Mbappe. Keputusan akhir diperkirakan baru keluar dalam beberapa bulan, bukan dalam waktu singkat.

Pengacara Mbappe sebelumnya menegaskan bahwa kliennya “bertekad menegakkan haknya, bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk semua pemain yang mungkin mengalami hal serupa”.

Akar Masalah: Retaknya Hubungan Mbappe dan PSG Sejak 2023

Konflik Mbappe dan PSG sudah meletup sejak musim panas 2023. Saat itu Mbappe menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya dan ingin pergi sebagai agen bebas. PSG menjawab dengan mencoretnya dari skuad, hingga akhirnya Mbappe dipulihkan setelah beberapa pertandingan.

Baca juga:   Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Arsenal: Rekor Head-to-Head Berpihak pada Meriam London

PSG mengklaim bahwa Mbappe setuju melepaskan sebagian hak finansialnya sebagai bagian dari kompromi. Namun pihak Mbappe membantah keras dan menyebut tuduhan itu sebagai “fantasi”.

Drama semakin panas ketika PSG menahan pembayaran €55 juta yang diyakini Mbappe sebagai haknya. Meski sempat ada upaya pembekuan dana itu di rekening PSG, pengadilan membatalkannya pada Mei 2025.

Mbappe juga menarik laporan terkait pelecehan psikologis, tetapi investigasi terhadap PSG dalam hal itu masih berlangsung. Perselisihan terus melebar hingga ke otoritas LFP dan FFF, namun kedua lembaga tidak dapat memutuskan apa-apa karena PSG lebih dahulu membawa kasus ke pengadilan sipil.

Baca juga:   Turnamen Golf SPIRIT PORISMAN XI Siap Digelar di Jakarta

Apa Dampak Kasus Ini bagi PSG dan Mbappe?

Bagi PSG, kasus ini berpotensi menjadi noda hukum terbesar dalam sejarah klub. Selain merusak reputasi mereka dalam mengelola kontrak pemain, ini juga bisa mempengaruhi bursa transfer karena pemain top akan lebih berhati-hati sebelum bergabung.

Sementara bagi Mbappe, sidang ini menjadi momen penting untuk membersihkan namanya setelah hubungan buruk dengan suporter PSG. Meski kini bersinar bersama Real Madrid, Mbappe tampak ingin menuntaskan sengketa lama sebelum memulai bab baru sepenuhnya.

Jika Mbappe menang, PSG bisa diwajibkan membayar gaji tertunda plus kompensasi tambahan. Jika PSG menang, reputasi Mbappe bisa sedikit terguncang, meski tetap sulit menodai statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita Liga Prancisdrama PSG Mbappegaji Mbappe €55 jutakasus Mbappe ke pengadilanKylian Mbappe PSGMbappe Real MadridMbappe tuntut PSGperselisihan PSG pemainPSG tidak bayar gajisengketa kontrak Mbappe


Related Posts

Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra
HEADLINE

Prioritas Eropa: PSG Ajukan Penundaan Laga Kontra Lens Demi Misi Singkirkan Liverpool

24 Maret 2026
Barcelona Hajar Real Madrid 4-3 di El Clasico
HEADLINE

Barcelona Hajar Real Madrid 4-3 di El Clasico

12 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.