CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pemprov dan Polda Jabar Kawal Kasus TPPO Warga Dayeuhkolot

Uby
20 November 2025
TPPO Dayeuhkolot

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

KAB BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Polda Jabar memastikan akan menindaklanjuti kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa seorang pria asal Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Kasus TPPO Dayeuhkolot ini tengah menjadi perhatian publik setelah video seorang nenek memohon pemerintah memulangkan cucunya viral di media sosial.

Dalam video tersebut, wanita paruh baya itu meminta bantuan agar cucunya segera dipulangkan dari Kamboja. Korban diketahui berangkat dari Jakarta sekitar tiga minggu lalu bersama seorang temannya untuk mengikuti seleksi klub sepak bola Sparta FC yang disebut berafiliasi dengan PSMS Medan.

Baca juga:   10 Pemain Absen, Robert Alberts: Persib vs Arema Tetap Big Match

Namun, bukannya mengikuti seleksi, korban justru diduga dibawa dan dipaksa bekerja secara ilegal.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara serius. Ia juga menyatakan akan memperketat izin keberangkatan warga Jawa Barat yang hendak bekerja di luar negeri agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga:   Maarten Paes Dipastikan Menjadi Starting XI

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam ketika ada warga Jabar yang menjadi korban eksploitasi. “Kami akan mengawal kasus ini dan memastikan korban dapat segera dipulangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyatakan kepolisian siap menindaklanjuti laporan TPPO tersebut. Ia memastikan penyelidikan segera dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Polda Jabar akan memproses kasus ini secepatnya,” tegasnya.

Baca juga:   Bencana Gempa Tibet China: 126 Korban Jiwa dan 188 Luka

Kasus perdagangan orang bukan kali pertama terjadi di wilayah Jawa Barat. Belum lama ini, seorang perempuan asal Sukabumi menjadi korban setelah dinikahkan secara paksa dengan pria asal Guangzhou, China.

Pemerintah dan aparat penegak hukum berharap kolaborasi yang lebih ketat dapat mencegah jatuhnya korban-korban baru. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Tindak Pidana Perdagangan OrangTPPO DayeuhkolotTPPO Warga Dayeuhkolot


Related Posts

korban TPPO di myanmar
PASJABAR

Pemprov Jabar Koordinasi dengan Kemenlu Pulangkan 11 Korban TPPO dari Myanmar

18 September 2024
Cegah TPPO BP2MI Lakukan Sosialisasi di Pelosok Desa
HEADLINE

Cegah TPPO BP2MI Lakukan Sosialisasi di Pelosok Desa

26 Desember 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.