WWW.PASJABAR.COM – Brokoli, sayuran hijau yang kerap ditemui dalam berbagai hidangan, ternyata menyimpan beragam nutrisi yang berkhasiat mendukung kesehatan daya ingat dan fungsi otak.
Kandungan gizi di dalamnya dinilai mampu membantu menjaga ketajaman berpikir serta melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
Dilansir dari ANTARA, ahli gizi Lisa R. Young, Ph.D., RDN, CDN/LDN menjelaskan bahwa brokoli mengandung antioksidan lutein, yang secara khusus dikaitkan dengan potensi pengaruh positif terhadap daya ingat dan kejernihan kognitif.
“Brokoli kaya akan antioksidan dan senyawa kuat yang melindungi sel-sel otak dari peradangan dan stres oksidatif, dua pendorong utama penurunan fungsi kognitif,” ujar Young.
Kandungan Nutrisi Penting bagi Otak
Selain lutein, brokoli juga kaya akan vitamin dan mineral penting bagi kesehatan otak, salah satunya asam folat atau vitamin B9. Asupan folat yang cukup diketahui berperan dalam mendukung fungsi sistem saraf serta membantu proses regenerasi sel otak.
Young merekomendasikan agar brokoli dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat sepanjang minggu.
Untuk memperoleh manfaat yang lebih optimal, brokoli juga disarankan dikombinasikan dengan sayuran silangan lainnya yang memiliki kandungan nutrisi serupa, terutama yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan otak.
Tak hanya cara konsumsi, penyimpanan brokoli juga perlu diperhatikan agar kandungan nutrisinya tetap terjaga. Brokoli sebaiknya disimpan dalam wadah yang memungkinkan sirkulasi udara dan diletakkan di dalam lemari pendingin.
Jika wadah terlalu tertutup, brokoli dapat cepat membusuk, berlendir, dan berubah warna menjadi kecokelatan akibat kondisi yang terlalu lembap. Sebaliknya, jika terlalu terbuka, brokoli berisiko mengering dan kehilangan kesegarannya.
Dengan pengolahan dan penyimpanan yang tepat, brokoli dapat menjadi pilihan sayuran sehat yang mendukung daya ingat serta kesehatan otak secara menyeluruh. (han)




