BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Seorang lansia bernama Anung Asmara Wijaya (75) terpaksa dievakuasi menggunakan alat berat ekskavator menuju fasilitas kesehatan terdekat di Kampung Cibangkonol, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Proses evakuasi yang tidak biasa tersebut viral di media sosial setelah videonya beredar luas dan mengundang perhatian publik.
Dalam rekaman video yang beredar, Anung terlihat dipeluk oleh anak perempuannya saat berada di dalam bucket ekskavator. Dengan kondisi tubuh yang lemah dan menahan rasa sakit, ia diangkut melewati jalan berbatu dan medan yang sulit. Evakuasi tersebut dilakukan karena akses jalan di wilayah tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Warga menyebut, akses jalan di Kampung Cibangkonol saat ini masih dalam tahap pembukaan, sehingga kendaraan tidak bisa menjangkau permukiman warga. Kondisi tersebut menyulitkan proses evakuasi warga yang membutuhkan penanganan medis segera.
Akses Jalan Masih Dibuka, Warga Terpaksa Gunakan Alat Berat
Salah seorang warga, Cucu Cahyati, mengatakan penggunaan ekskavator menjadi satu-satunya pilihan agar Anung bisa segera mendapatkan pertolongan medis. Menurutnya, kondisi jalan yang belum selesai membuat warga kesulitan membawa korban menggunakan kendaraan biasa.
Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Djati memberikan penjelasan berbeda. Kasi Pemerintahan Desa Djati, Iyep Syarifuddin, menyampaikan bahwa evakuasi menggunakan ekskavator bukan semata-mata karena kondisi jalan rusak, melainkan karena lokasi rumah korban berada di bantaran sungai yang saat ini bertepatan dengan proses pembukaan jalan untuk pembangunan jembatan.
Iyep menambahkan, pembangunan jembatan di ujung danau yang menghubungkan dua desa tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Proyek tersebut bertujuan untuk memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Pemerintah desa berharap pembangunan jembatan dan akses jalan tersebut segera rampung agar kejadian serupa tidak terulang, serta warga dapat menikmati fasilitas infrastruktur yang lebih aman dan layak. (uby)





