WWW.PASJABAR.COM — Fenomena unik kembali menghiasi jagat sepak bola Eropa. Old Trafford, yang dulunya adalah “pabrik juara” di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, kini seolah berubah menjadi tempat yang “menghambat” potensi pemainnya. Begitu mereka keluar dari pintu keluar Manchester United, kesuksesan instan langsung menghampiri. Berikut adalah ulasan mengenai siklus ajaib para pemain yang berhasil memutus “kutukan” United dan langsung angkat trofi instan di klub barunya.
Daftar pemain yang meraih sukses pasca-Manchester United kian panjang.
Terbaru, Rasmus Hojlund menjadi nama yang paling hangat diperbincangkan setelah membantu Napoli merengkuh gelar Supercoppa Italiana 2025.
Tren ini memicu diskusi luas di kalangan penggemar sepak bola: apakah masalahnya ada pada pemain, atau justru pada ekosistem internal The Red Devils itu sendiri?
Rasmus Hojlund: Langsung Angkat Piala di Napoli
Hanya beberapa bulan setelah meninggalkan Manchester dengan status pinjaman, Rasmus Hojlund langsung merasakan manisnya gelar juara.
Di bawah asuhan Antonio Conte, Hojlund tampil spartan saat Napoli mengalahkan Bologna 2-0 di Riyadh.
Meski berstatus pemain pinjaman dengan opsi permanen, kontribusi Hojlund di lini depan Partenopei membuktikan bahwa ia bisa menjadi pemain krusial dalam sistem yang tepat.
Scott McTominay: Dari “Pemain Cadangan” Jadi Pemain Terbaik Serie A
Jika ada bukti paling nyata dari transformasi karier, Scott McTominay adalah orangnya. Setelah dilepas permanen ke Napoli, gelandang asal Skotlandia ini langsung membawa klubnya meraih Scudetto musim lalu.
Tidak hanya sekadar numpang lewat, McTominay bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A, sebuah pencapaian yang mungkin sulit ia bayangkan jika tetap bertahan di bangku cadangan Old Trafford.
Jadon Sancho dan Tyrell Malacia: Sukses di Jalur Pinjaman
Dua pemain muda ini membuktikan bahwa suasana baru adalah kunci. Jadon Sancho, yang sempat terlibat konflik internal di MU, dipinjamkan ke Chelsea musim lalu dan sukses membawa The Blues menjuarai UEFA Conference League.
Sementara itu, Tyrell Malacia kembali ke tanah kelahirannya dan menjadi kampiun Eredivisie bersama PSV Eindhoven pada musim 2024/25, membuktikan bahwa kualitasnya belum habis meski sempat menderita cedera panjang di Inggris.
Tradisi “Buangan” yang Angkat Trofi Instan
Siklus ini sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu. Nama-nama veteran seperti Alexis Sanchez dan Ashley Young langsung merengkuh gelar juara liga saat pindah ke Inter Milan.
Begitu pula dengan Ander Herrera yang menjadi kolektor trofi domestik di Paris Saint-Germain.
Kesamaan dari semua nama ini adalah mereka tampak lebih “hidup” dan bertenaga segera setelah mengganti seragam merah mereka dengan jersey klub lain.
Angkat Trofi Instan setelah Keluar dari Old Trafford: Masalah Ekosistem atau Sekadar Kebetulan?
Melihat rentetan fakta ini, sulit untuk mengatakan bahwa ini hanya kebetulan.
Napoli asuhan Antonio Conte tampaknya menjadi destinasi favorit bagi para “lulusan” MU untuk membuktikan diri.
Dengan mentalitas juara yang tepat, pemain-pemain yang sebelumnya dianggap gagal di Liga Inggris ini justru bertransformasi menjadi tulang punggung tim juara di liga-liga top Eropa lainnya.
| Pemain | Klub Baru | Prestasi Terbaru |
| Rasmus Hojlund | Napoli | Juara Supercoppa Italiana 2025 |
| Scott McTominay | Napoli | Juara Serie A & Pemain Terbaik Liga |
| Jadon Sancho | Chelsea | Juara UEFA Conference League |
| Tyrell Malacia | PSV | Juara Eredivisie 2024/25 |







