CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Melahirkan Tengah Malam? Puskesmas 24 Jam Kini Hadir di Bandung

Yatti Chahyati
15 Januari 2026
layanan Puskesmas 24 Jam Bandung Utama.

Pemkot Bandung luncurkan layanan Puskesmas 24 Jam Bandung Utama. (Foto : rif/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kabar baik bagi warga Kota Bandung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi meluncurkan layanan Puskesmas 24 Jam Bandung Utama.

Hal itu sebagai upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan primer bagi masyarakat, tanpa dibatasi jam kerja.

Peluncuran layanan tersebut dilakukan secara luring di Puskesmas Ibrahim Adjie dan diikuti secara daring oleh Puskesmas Garuda Kota Bandung, serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Salah satu keunggulan utama Puskesmas 24 Jam Bandung Utama adalah integrasi layanan kesehatan dengan administrasi kependudukan.

Warga yang melahirkan di puskesmas kini dapat langsung memperoleh dokumen kependudukan secara otomatis, mulai dari akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pembaruan Kartu Keluarga, tanpa perlu mengurus secara terpisah.

Baca juga:   Ramadhan, Jumlah Kebakaran di Kota Bandung Naik

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa kehadiran puskesmas yang beroperasi penuh selama 24 jam merupakan kebutuhan mendesak bagi kota besar seperti Bandung, yang aktivitas masyarakatnya berlangsung sepanjang waktu.

“Layanan kesehatan adalah bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi pemerintah daerah. Dan standar itu harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu,” ujar Farhan.

Lima Puskesmas akan Menyusul

Pada tahap awal, dua puskesmas telah beroperasi penuh selama 24 jam, yakni Puskesmas Ibrahim Adjie dan Puskesmas Garuda.

Ke depan, layanan ini akan diperluas ke lima puskesmas lainnya di berbagai wilayah Kota Bandung.

Baca juga:   Libur Panjang Tahun Baru Islam, 118 Ribu Tiket Kereta Ludes

Keberadaan Puskesmas 24 Jam diharapkan menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak harus selalu langsung menuju rumah sakit ketika mengalami kondisi darurat.

Warga dapat memanfaatkan layanan ini melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Universal Health Coverage (UHC).

Pemkot Bandung juga mendorong masyarakat untuk terlebih dahulu memanfaatkan fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum dilakukan rujukan ke rumah sakit.

Meski pertumbuhan ekonomi Kota Bandung diperkirakan mencapai 5,3 persen, Farhan mengungkapkan masih terdapat pekerjaan rumah besar terkait kesenjangan sosial dan kesehatan masyarakat.

“Jumlah penduduk miskin memang menurun dan tingkat pengangguran juga berkurang. Namun kualitas kemiskinan justru memburuk. Fenomena yang miskin makin miskin dan yang kaya makin kaya masih terjadi,” katanya.

Baca juga:   Komisi Yudisial RI dan Pascasarjana Unpas Gelar Diskusi Publik RUU KY

Menurut Farhan, kondisi tersebut menuntut intervensi pelayanan publik yang lebih presisi, berbasis karakteristik wilayah.

Oleh karena itu, pembangunan layanan kesehatan di Kota Bandung tidak dapat dilakukan secara seragam.

Melalui Program Prakarsa serta pendataan sensus hingga tingkat RW yang kini telah mencapai 100 persen, Pemkot Bandung memiliki basis data yang kuat untuk mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat, mulai dari persoalan sanitasi, rumah tidak layak huni, hingga prevalensi penyakit seperti diare, tuberkulosis (TBC), dan stunting.

“Puskesmas 24 jam ini adalah bagian dari penyelesaian masalah mendasar. Kita selesaikan dulu ‘skin care’-nya sebelum make up dan lipstik,” pungkasnya. (rif)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Akta KelahiranJKNKesehatan MasyarakatKIA Bandungkota bandungLayanan Kesehatan BandungMuhammad Farhanpelayanan publikpemkot bandungPuskesmas 24 Jam BandungPuskesmas Ibrahim Adjiepuskesmas-garudaUHC Bandung


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung
HEADLINE

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.