# NASA bangun reaktor nuklir
WASHINGTON, WWW.PASJABAR.COM — Dunia kembali dibuat tercengang. NASA secara resmi menyiapkan pembangunan reaktor nuklir di permukaan Bulan pada 2030, sebuah langkah ekstrem yang menandai dimulainya era kolonisasi manusia di luar Bumi.
Proyek ini digarap bersama Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) dan menjadi tulang punggung misi Artemis serta ambisi besar Amerika menuju Mars.
Kesepakatan strategis tersebut ditegaskan lewat penandatanganan nota kesepahaman baru antara NASA dan DOE.
Isinya jelas: menempatkan pembangkit listrik nuklir di Bulan agar manusia dapat tinggal, bekerja, dan melakukan penelitian jangka panjang tanpa bergantung pada cahaya Matahari.
Administrator NASA Jared Isaacman secara terbuka menyebut tenaga nuklir sebagai kunci masa depan umat manusia di luar angkasa.
“Amerika tidak hanya kembali ke Bulan, tetapi akan membangun dan menetap. Tanpa energi nuklir, masa depan itu mustahil,” tegas Isaacman, seperti dikutip pasjabar dari siaran pers NASA, Rabu (14/1/2026).
Reaktor nuklir ini dirancang mampu menghasilkan listrik besar, stabil, dan aman selama bertahun-tahun, bahkan di tengah malam Bulan yang berlangsung dua pekan dan suhu ekstrem yang mematikan sistem energi konvensional.
Teknologi Berbasis Manusia
Teknologi ini memungkinkan basis manusia permanen, eksperimen ilmiah tanpa henti, hingga eksploitasi sumber daya luar angkasa.
Menteri Energi AS Chris Wright menyebut proyek ini sebagai salah satu lompatan teknologi paling berani sepanjang sejarah manusia.
“Dari Proyek Manhattan hingga Misi Apollo, Amerika selalu memimpin saat dunia ragu. Reaktor nuklir di Bulan akan mengubah peta kekuatan global di luar angkasa,” ujarnya.
Lebih dari sekadar misi sains, proyek ini juga memuat dimensi geopolitik dan keamanan global.
Penempatan reaktor nuklir di Bulan dinilai memperkuat dominasi Amerika Serikat dalam persaingan antariksa, di tengah meningkatnya ambisi negara lain untuk menguasai orbit dan sumber daya luar Bumi.
NASA dan DOE menegaskan, pengembangan reaktor ini dibangun dari 50 tahun lebih kolaborasi rahasia dan terbuka di bidang nuklir dan eksplorasi ruang angkasa.
Jika sukses, tahun 2030 akan dikenang sebagai awal peradaban manusia di Bulan. (tie)
# NASA bangun reaktor nuklir







