CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Studi Ungkap Pasta Semalaman Turunkan Respons Gula Darah

Hanna Hanifah
15 Januari 2026
pasta

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Beberapa ahli gizi mengungkapkan bahwa mengonsumsi pasta yang telah disimpan semalaman dan dipanaskan kembali dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap kadar gula darah dibandingkan dengan pasta yang baru dimasak.

Temuan ini menarik perhatian. Terutama bagi masyarakat yang berupaya menjaga kestabilan gula darah atau penderita diabetes.

Dalam laporan yang dikutip dari New York Post pada Rabu (14/1/2026), para ahli menjelaskan bahwa proses pendinginan dan pemanasan ulang pasta memicu perubahan struktur pati di dalamnya. Sebagian pati yang semula mudah dicerna akan berubah menjadi pati resisten. Yakni jenis pati yang lebih sulit dipecah oleh tubuh.

Baca juga:   Kata Ridwan Kamil Penutupan Lima Gerbang Tol ke Bandung Ditangani Polda Jabar

“Ketika pasta dimasak, didinginkan, lalu dipanaskan kembali, sebagian pati yang mudah dicerna berubah menjadi pati resisten,” ujar ahli gizi asal North Carolina, Ashley Kitchens, kepada Fox News Digital.

Menurutnya, karena pati resisten lebih sulit dicerna, jumlah gula yang masuk ke aliran darah menjadi lebih sedikit.

Peran Pati Resisten bagi Metabolisme

Kitchens menjelaskan bahwa pati resisten bekerja menyerupai serat pangan. Zat ini tidak cepat dicerna. Sehingga menjadi sumber nutrisi bagi bakteri baik di dalam usus. Proses terbentuknya pati resisten dikenal sebagai retrogradasi. Yang terjadi setelah pasta yang telah dimasak disimpan di lemari es selama sekitar 24 jam.

Baca juga:   AC Milan Tak Terkalahkan di 7 Derby Terakhir

Ahli gizi dari The Ohio State University Wexner Medical Center menambahkan. Bahwa pasta yang telah didinginkan dan dipanaskan kembali cenderung menghasilkan kalori yang lebih rendah. Serta memicu kenaikan gula darah yang lebih kecil setelah dikonsumsi.

Hal ini sejalan dengan penelitian Universitas Surrey, Inggris, yang menemukan penurunan respons gula darah dan insulin setelah mengonsumsi pasta yang dimasak, didinginkan, dan dipanaskan kembali, terutama jika dimasak al dente.

Baca juga:   Drama Empat Gol di Laga Persib Vs Arema

Namun demikian, Associate Professor University of South Florida College of Public Health, Lauri Wright, mengingatkan bahwa efek tersebut tidak bersifat mutlak.

“Ini dapat sedikit mengurangi atau menggeser peningkatan glukosa. Tetapi tidak membuat pasta ‘bebas’ dari sudut pandang gula darah,” katanya.

Para ahli juga menekankan pentingnya pengaturan porsi.

“Hanya sebagian dari pati yang menjadi resisten. Jika Anda mengonsumsi pasta dalam porsi besar, trik ini mungkin tidak terlalu bermanfaat,” ujar Kitchens.

Oleh karena itu, pola makan seimbang dan kontrol porsi tetap menjadi kunci utama menjaga kesehatan metabolik. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kadar gula darahpasta


Related Posts

Menjaga Kadar Gula Darah Saat Puasa
HEADLINE

Menjaga Kadar Gula Darah Saat Puasa

3 April 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.