CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Gelar Juara Senegal Terancam Dicabut? FIFA dan CAF Selidiki Aksi ‘Walk-Out’ Kontroversial di Final Piala Afrika 2025

pri
20 Januari 2026
Gelar juara Piala Afrika 2025 milik Senegal terancam dicabut akibat aksi walk-out di final. (AFP)

Gelar juara Piala Afrika 2025 milik Senegal terancam dicabut akibat aksi walk-out di final. (AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

RABAT, WWW.PASJABAR.COM – Meski telah mengangkat trofi Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Maroko 1-0 pada Senin (19/1/2026) dini hari WIB, posisi Senegal sebagai juara kini berada di ujung tanduk. Skandal “walk-out” yang terjadi di menit-menit akhir waktu normal memicu tuntutan diskualifikasi dari berbagai pihak, termasuk ancaman hukum dari Federasi Sepakbola Kerajaan Maroko (FRMF).

Kontroversi ini bermula ketika pelatih Senegal, Pape Thiaw, menginstruksikan para pemainnya meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas penalti yang diberikan wasit untuk Maroko di masa injury time.

Aksi Walk-Out Pelanggaran Regulasi Pasal 64: Ancaman Diskualifikasi Nyata

Berdasarkan regulasi resmi Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) Pasal 64, tindakan meninggalkan lapangan tanpa izin wasit merupakan pelanggaran berat. Regulasi tersebut menyatakan:

“Jika sebuah tim menolak melanjutkan pertandingan atau meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berakhir sesuai waktu normal tanpa izin dari wasit, maka tim tersebut akan dinyatakan kalah dan secara permanen didiskualifikasi dari kompetisi yang sedang berlangsung.”

Laga final tersebut sempat tertunda selama hampir 20 menit sebelum akhirnya dilanjutkan setelah Sadio Mane membujuk rekan-rekannya kembali.

Baca juga:   Bojan Hodak: Dewa United Tak Konsisten, tapi Berbahaya!

Situasi inilah yang menjadi dasar Maroko untuk menggugat keabsahan gelar juara Senegal.

Kritik Pedas Presiden FIFA Gianni Infantino Terhadap Aksi Walk-Out Senegal

Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan pernyataan keras terkait insiden di Stade Prince Moullay Abdallah tersebut.

Meski mengucapkan selamat secara formal, ia mengecam perilaku staf dan pemain Senegal.

“Meninggalkan lapangan dengan cara seperti ini tidak dapat diterima. Kita harus selalu menghormati keputusan wasit. Jika tidak, esensi sepakbola itu sendiri yang dipertaruhkan,” tegas Infantino.

Ia berharap komisi disiplin CAF mengambil tindakan tegas atas perilaku yang dianggap merusak citra sepak bola Afrika tersebut.

Baca juga:   Resmi: Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool Akhir Musim Ini Lewat Kesepakatan Kontrak Unik

Maroko Tempuh Jalur Hukum ke FIFA

Pelatih Maroko, Walid Regragui, menyebut insiden tersebut “memalukan” dan menilai jeda 17 menit akibat protes Senegal telah mengganggu konsentrasi Brahim Diaz saat mengeksekusi penalti Panenka yang akhirnya gagal.

FRMF secara resmi mengumumkan akan menempuh langkah hukum:

  • Gugatan: Mengajukan tuntutan kepada CAF dan FIFA terkait aksi meninggalkan lapangan.

  • Tuntutan: Menilai insiden tersebut berdampak signifikan terhadap performa pemain dan jalannya laga.

  • Pendapat Ahli: FRMF mengeklaim para pakar wasit membenarkan keputusan penalti tersebut.

Baca juga:   Pelatihan Digital UMKM: Transformasi Bisnis Studio Foto

Sikap Resmi CAF: Penyelidikan Sedang Berjalan

Pihak CAF melalui pernyataan resminya pada Senin (19/1) mengonfirmasi bahwa mereka tengah meninjau seluruh rekaman pertandingan dan bukti visual.

Proses disipliner akan segera dimulai untuk menentukan apakah Senegal tetap berhak menyandang gelar juara atau akan dijatuhi sanksi diskualifikasi yang berujung pada pengalihan gelar ke Maroko.

Kronologi Drama Final Piala Afrika 2025

Waktu Kejadian Dampak
Menit 90+2 Gol Senegal dianulir VAR Protes keras staf pelatih Senegal
Menit 90+4 Maroko dapat penalti Skuad Senegal melakukan ‘Walk-Out’
Durasi 17 Menit Laga Tertunda Tekanan mental bagi eksekutor penalti
Lanjutan Laga Penalti Brahim Diaz ditepis Laga berlanjut ke babak tambahan
Menit 94 (ET) Gol Pape Gueye Senegal menang 1-0 dan angkat trofi
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita bolaBrahim DiazBrahim Diaz Gagal PenaltiCAFfifaGelar Juara Senegal DicabutGianni InfantinoKontroversi Final Senegal vs MarokoMarokoPiala Afrika 2025Regulasi CAF Pasal 64Sadio ManeSenegalSenegal Diskualifikasi Piala Afrika 2025Skandal Sepak Bola


Related Posts

Luis Enrique PSG
HEADLINE

PSG vs Bayern: Luis Enrique Meledak! “Tak Ada yang Akan Berhenti Bertarung!”

6 Mei 2026
ole romeny oxford united
HEADLINE

Oxford United Terdegradasi, Nasib Ole Romeny Jadi Sorotan

3 Mei 2026
Kota Takai mencegah aksi Marselino Ferdinan dalam duel timnas Jepang vs Indonesia di Osaka (10/6/2025). (PAUL MILLER/AFP)
HEADLINE

Tampil Starter! Marselino Ferdinan Beri Kontribusi Instan Saat AS Trencin B Gilas Raca Bratislava 8-2

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.