CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM — Terinspirasi dari permainan gim bertema pembangunan kota sejak kecil, seorang pemuda Generasi Z mencatatkan namanya sebagai Ketua Rukun Warga (RW) termuda di Kota Cimahi, Jawa Barat.
Pemuda berusia 22 tahun bernama Raden Raka itu resmi terpilih sebagai Ketua RW 03 di Kelurahan Padasuka dan langsung bergerak menyelesaikan berbagai persoalan warga, termasuk masalah lingkungan dan banjir.
Raka, yang masih berstatus sebagai mahasiswa, dilantik sebagai ketua RW termuda se-Kota Cimahi. Ia mengaku ketertarikannya pada tata kelola wilayah bermula dari kegemarannya memainkan gim city builder seperti SimCity, City Skylines, hingga Manor Lords sejak usia dini.
Dari gim tersebut, Raka mulai memahami pentingnya perencanaan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Baru dua hari menjabat, Raka langsung turun ke lapangan untuk memetakan permasalahan di wilayahnya. Ia menilai kepemimpinan di tingkat akar rumput membutuhkan pendekatan kolaboratif agar solusi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
Terpilih Meski Sempat Diragukan karena Usia
Dalam proses pencalonannya, Raka sempat menghadapi penolakan, terutama karena faktor usia yang dinilai terlalu muda. Namun, ia tetap maju dengan membawa gagasan perubahan dan pendekatan partisipatif yang akhirnya mendapat dukungan warga.
“Saya ingin membuktikan bahwa anak muda juga mampu berkontribusi langsung dalam menyelesaikan persoalan lingkungan. Masalah seperti banjir tidak bisa diselesaikan sendiri, tetapi harus melibatkan warga secara bersama-sama,” ujar Raden Raka.
Dukungan terhadap kepemimpinan Raka juga datang dari warga setempat. Salah seorang warga, Enung, menilai kehadiran pemimpin muda membawa semangat baru di lingkungan RW.
“Kami melihat ada niat baik dan semangat perubahan. Mudah-mudahan bisa membawa dampak positif bagi lingkungan,” katanya.
Menariknya, Raka menegaskan bahwa pencalonannya dilakukan secara mandiri tanpa dukungan finansial dari keluarga. Ia berharap langkahnya dapat memotivasi generasi muda untuk berani terjun ke pemerintahan tingkat paling dasar, dengan persiapan dan komitmen yang matang. (uby)




