CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dasep Dodi Hidayah Resmi Jadi Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Bahas Optimalisasi Aset Daerah Tasikmalaya

Hanna Hanifah
28 Januari 2026
Pascasarjana Unpas

Dasep Dodi Hidayah resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial setelah menjalani Sidang Promosi Doktor Pascasarjana Unpas yang digelar pada Rabu (28/1/2026). (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dasep Dodi Hidayah resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial setelah menjalani Sidang Promosi Doktor Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas), Rabu (28/1/2026). Sidang digelar di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung.

Sidang Promosi Doktor tersebut dipimpin Ketua Sidang Prof. Dr. H. Bambang Heru P, M.S. dengan promotor Prof. Dr. H. Yaya Mulyana A. A., M.Si. dan co-promotor Prof. Dr. Hj. Ummu Salamah, M.S. Sementara itu, tim penguji terdiri atas Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si., Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si., dan Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si.

Pascasarjana Unpas

Dalam sidang tersebut, Dasep mempertahankan disertasinya yang berjudul Model Optimalisasi Pemanfaatan dan Pengelolaan Aset Daerah Kabupaten Tasikmalaya di Kota Tasikmalaya Pasca Pemekaran.

Soroti Pengelolaan Aset Pasca Pemekaran

Penelitian Dasep menyoroti persoalan pengelolaan aset milik Kabupaten Tasikmalaya yang berada di wilayah Kota Tasikmalaya pasca pemekaran. Meski status hukum kepemilikan aset telah jelas sejak 2014, pemanfaatannya dinilai belum optimal akibat lemahnya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Baca juga:   Kart Team HMM UNPAS yang Sukses Melanglangbuana Raih Prestasi

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Narasumber berasal dari unsur pemerintah daerah, pihak swasta, serta masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan aset.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa inventarisasi dan perencanaan aset telah dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan nilai ekonomi. Namun, pelaksanaannya belum efektif karena terkendala persoalan struktural, administratif, dan politik, seperti lemahnya komunikasi dan koordinasi, penilaian aset yang kurang tepat, serta minimnya kemauan politik pimpinan daerah.

Baca juga:   Hari Ini Pendopo Kota Bandung Dibuka Untuk Umum

Tawarkan Model Berbasis Kolaborasi dan Manfaat Sosial

Sebagai solusi, Dasep menawarkan model pengelolaan aset baru yang menekankan kerja sama lintas pihak dan manfaat sosial. Model ini bertumpu pada dua asas utama, yakni Asas Komitmen dan Dukungan yang menekankan pentingnya kemauan politik serta sinergi antarpihak, serta Asas Manfaat Sosial yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat selain keuntungan ekonomi.

“Intinya, aset Kabupaten Tasikmalaya yang ada di Kota Tasikmalaya itu statusnya sudah jelas milik kabupaten, tapi belum dimanfaatkan dengan baik. Riset saya menawarkan bagaimana aset yang strategis tersebut bisa dioptimalkan agar berdampak pada pendapatan daerah, kesejahteraan masyarakat, dan pelayanan publik,” ujar Dasep saat ditemui usai sidang.

Baca juga:   Sidang Doktor Ilmu Hukum Wiwi Yuhaeni Tentang Perlindungan Hukum Bagi Outsourcing

Ia menegaskan, optimalisasi aset daerah menjadi penting agar pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat.

“Pemerintah daerah harus mengoptimalkan apa yang dimiliki sendiri terlebih dahulu supaya bisa memberi manfaat dan menopang keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan,” katanya.

Dalam sidang tersebut, Dasep dinyatakan lulus dengan IPK akhir 3,70 dan yudisium sangat memuaskan, sekaligus tercatat sebagai lulusan ke-308 Program Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas.

Pada kesempatan itu, Dasep juga menyampaikan harapannya agar Pascasarjana Unpas terus konsisten mencetak insan akademis berkualitas.

“Selain mencetak lulusan, juga harus berdampak bagi negara dan masyarakat. Sukses selalu untuk Pascasarjana Unpas,” pungkasnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: doktor ilmu sosial unpasPascasarjana Universitas Pasundanpascasarjana unpassidang promosi doktor unpasuniversitas pasundanunpas


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

8 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.