CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jelang Ramadan, Harga Daging dan Telur di Pasar Kosambi Bandung Naik

Uby
11 Februari 2026
pasar kosambi

Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah komoditas daging di Pasar Tradisional Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, mulai mengalami kenaikan. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah komoditas daging di Pasar Tradisional Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, mulai mengalami kenaikan.

Kondisi tersebut terjadi sekitar sepekan sebelum puasa dan memicu keluhan dari kalangan ibu rumah tangga yang harus menyesuaikan anggaran belanja dapur.

Pada Rabu (11/2/2026) pagi, harga daging ayam tercatat naik dari sebelumnya Rp38 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada daging sapi, yang sebelumnya berada di kisaran Rp140 ribu, kini menembus Rp150 ribu per kilogram.

Baca juga:   Pochettino Resmi Tinggalkan Chelsea

Sementara itu, harga telur ayam ikut merangkak naik dari Rp26 ribu menjadi Rp29 ribu per kilogram.

Sejumlah pedagang menyebut kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan, seperti perayaan Imlek dan Ramadan, serta pasokan yang mulai terbatas di tingkat distributor.

Pedagang daging di Pasar Kosambi Bandung, Reno, mengatakan kenaikan harga sudah terasa dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga:   Harga Telur Tembus Rp33.000 di Kota Bandung

“Menjelang hari besar seperti Imlek dan puasa, permintaan meningkat, jadi harga dari pemasok juga naik,” ujarnya.

Pembeli Keluhkan Kenaikan Harga

Kenaikan harga komoditas daging ini pun menimbulkan reaksi dari para pembeli, khususnya ibu rumah tangga. Mereka mengaku harus mengurangi jumlah belanja atau mengatur ulang menu harian agar pengeluaran tidak membengkak.

Salah seorang pembeli, Metri, mengaku harga kebutuhan pokok yang terus naik membuatnya kesulitan.

Baca juga:   Kemenag Hadirkan Layanan Sepanjang Ramadan hingga Idulfitri

“Sekarang belanja jadi lebih mahal. Biasanya bisa beli lebih banyak, sekarang harus dikurangi supaya cukup,” katanya.

Warga berharap pemerintah dapat turun tangan untuk menstabilkan harga di pasaran, terutama menjelang Ramadan, agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Mereka menilai langkah pengendalian harga sangat penting agar daya beli masyarakat tidak semakin tertekan. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: harga dagingharga telurpasar kosambiramadan


Related Posts

harga pangan
HEADLINE

PIHPS Ungkap Kenaikan Harga Pangan, Cabai dan Telur Tertinggi

28 April 2026
harga ayam kosambi
HEADLINE

Harga Ayam di Pasar Kosambi Turun, Namun Pembeli Masih Sepi

8 April 2026
ramadan
HEADLINE

Pola Makan Setelah Ramadan Perlu Diatur agar Terhindar Risiko Penyakit

16 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.