BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi akan melibatkan psikolog untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap salah satu pelaku pembunuhan siswa SMP yang terjadi di kawasan eks Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat.
Korban diketahui merupakan seorang siswa SMP yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh teman dekatnya sendiri.
Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran pelaku pembunuhan dan korban siswa SMP tersebut memiliki hubungan pertemanan yang cukup dekat. Dugaan sementara, motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa sakit hati setelah korban memutuskan hubungan pertemanan dengan pelaku.
Pascapenangkapan tersangka berinisial YA (16) di Kabupaten Garut oleh tim Resmob Polres Cimahi, pihak kepolisian kini mendalami kasus tersebut secara intensif.
Tambah Saksi dan Pemeriksaan Kejiwaan
Kapolres Cimahi, Niko N Adiputra, menyampaikan bahwa jumlah saksi yang diperiksa telah bertambah. Dari sebelumnya sembilan orang, kini menjadi 13 saksi untuk memperkuat alat bukti dan kronologi kejadian.
Selain itu, pihaknya juga akan melibatkan psikolog untuk memeriksa kondisi kejiwaan tersangka yang diduga sebagai eksekutor. Langkah ini diambil mengingat latar belakang emosional yang memicu tindak pidana tersebut.
“Kami akan melibatkan psikolog untuk mengetahui kondisi kejiwaan tersangka. Ini penting untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan,” ujar AKBP Niko N Adiputra.
Dari hasil penyelidikan sementara, tersangka diduga nekat datang dari Garut ke Bandung Barat untuk menemui korban sebelum akhirnya melakukan aksi pembunuhan. Polisi menyebut tindakan tersebut dilakukan secara terencana.
Saat ini, penyidik tengah merampungkan berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke tahap penuntutan. Meski masih berusia 16 tahun, tersangka yang merupakan teman korban tersebut terancam hukuman berat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku terkait tindak pidana pembunuhan. (uby)







