WWW.PASJABAR.COM — Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe mengungkapkan bahwa pemain Benfica, Gianluca Prestianni telah menyebut rekan setimnya Vinicius Junior dengan sebutan monyet.
Vinicius diduga menjadi korban rasisme oleh Prestianni, dalam pertandingan leg pertama babak play off 16 besar Liga Champions.
Kylian Mbappe mengaku mendengar secara langsung pemain muda Benfica tersebut menyebut kata monyet sebanyak lima kali di tengah lapangan.
“[Prestianni] menyebut Vinicius sebagai monyet lima kali, saya melihatnya. Saya tidak bisa membiarkan hal-hal seperti ini begitu saja. Dia pemain muda, bagaimana bisa dia mengatakan hal-hal seperti itu di lapangan sepak bola? Kami akan pergi, itu keputusan tim,” kata Mbappe dikutip dari The Guardian.
Bintang asal Prancis tersebut menegaskan tidak bisa membiarkan perilaku rasisme terjadi begitu saja dalam sebuah pertandingan sepak bola profesional.
Kylian Mbappe bahkan sempat menyatakan bahwa seluruh tim Real Madrid siap untuk meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap kejadian.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi dan kemudian kami kembali. Orang seperti ini bukanlah rekan setim, dia seharusnya tidak bermain di Liga Champions lagi,” kata Mbappe soal ulah tak terpuji Prestianni.
Kronologi Gol Indah Vinicius Junior Serta Kartu Kuning Kontroversial yang Diterima Sang Pemain Akibat Perayaan Tari di Pojok Lapangan
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Da Luz tersebut awalnya berjalan dengan sejumlah drama menarik sebelum terjadinya insiden rasisme itu.
Real Madrid mampu memimpin pada menit ke-50 lewat gol spektakuler Vinicius Junior, setelah meneruskan umpan matang Kylian Mbappe.
Vinicius Junior melepaskan tendangan sangat indah dari sudut kotak penalti, yang gagal dihalau oleh penjaga gawang Benfica.
Setelah mencetak gol, Vinicius langsung merayakan keberhasilannya dengan menari di depan bendera sepak pojok sebagai bentuk ekspresi kegembiraan.
Wasit kemudian mengganjar Vinicius dengan kartu kuning, karena menilai gerakan tarian pemain asal Brasil tersebut terlalu vulgar dan memancing.
Ketegangan di Tengah Lapangan Serta Aksi Protes Vinicius Junior yang Sempat Membuat Pertandingan Terhenti Selama 10 Menit
Sesaat menjelang Benfica melalukan sepak mula, Vinicius menghampiri wasit untuk melaporkan dugaan rasisme yang dilakukan oleh pemain Benfica Gianluca Prestianni.
Sejumlah media Eropa menyebutkan bahwa Prestianni melontarkan kata monyet, yang memicu amarah besar dari seluruh jajaran skuad Real Madrid.
Vinicius Junior yang merasa sangat kecewa dengan serangan rasis tersebut sempat menolak untuk melanjutkan sisa waktu pertandingan di lapangan.
Setelah laga terhenti selama sepuluh menit akhirnya Vinicius bersedia kembali bermain dan pertandingan babak play off tersebut dilanjutkan kembali.
Kylian Mbappe berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas agar pemain seperti Prestianni tidak lagi bermain di Liga Champions.
Detail Pertandingan & Insiden
| Informasi Pertandingan | Catatan Hasil & Drama |
| Skor Akhir | Benfica 0 – 1 Real Madrid |
| Pencetak Gol | Vinicius Junior (50′) |
| Pemberi Asis | Kylian Mbappe |
| Pelaku Rasisme | Gianluca Prestianni (Benfica) |
| Status Laga | Terhenti 10 Menit akibat Protes |
| Keputusan Wasit | Kartu Kuning untuk Vinicius (Tarian) |







