WWW.PASJABAR.COM — Liga Inggris bakal menyesuaikan pertandingan bulan puasa dengan menerapkan peraturan Ramadan breaks, atau rehat sejenak di tengah laga untuk para pemain.
Sebelum pertandingan berlangsung, kapten tim dan ofisial akan memastikan terlebih dahulu apakah ada pemain yang sedang menjalani ibadah puasa.
Jika terdapat pemain yang berpuasa, maka pertandingan akan dihentikan sementara pada waktu berbuka, untuk memberikan kesempatan mereka menyudahi puasa.
Waktu buka puasa di Inggris berlangsung sekitar pukul 17 hingga pukul 19 waktu setempat pada setiap harinya.
Pertandingan yang bakal menyediakan jeda khusus ini adalah laga yang dimulai pada pukul 16.30.
Prosedur Pelaksanaan Ramadan Breaks di Tengah Pertandingan Serta Sejarah Awal Penerapan Aturan Tersebut pada Kompetisi Kasta Tertinggi Sepak Bola Inggris
Istirahat tidak akan diberlakukan secara khusus, melainkan disesuaikan dengan situasi saat bola sedang tidak dimainkan di dalam lapangan hijau.
Jeda tersebut dapat dilakukan saat terjadi tendangan gawang, atau lemparan ke dalam yang posisinya paling dekat dengan waktu berbuka puasa.
Durasi waktu untuk berbuka puasa kemungkinan besar tidak akan berlangsung lama, seperti yang telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya di Liga Inggris.
Kesepakatan mengenai waktu berbuka puasa saat bulan Ramadan di Liga Inggris sebenarnya sudah mulai disetujui sejak tahun 2020.
Pertandingan antara Leicester City melawan Crystal Palace merupakan laga pertama, yang tercatat pernah diwarnai oleh jeda resmi berbuka puasa tersebut.
Bintang Muslim Premier League yang Menjalani Ibadah Puasa Serta Harapan akan Terjaganya Toleransi Beragama di Dalam Kompetisi Liga Inggris
Saat itu Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate berbuka puasa dengan minum, serta mengonsumsi panganan energi berbentuk gel di pinggir lapangan.
Beberapa pemain bintang beragama Islam yang saat ini merumput di Premier League antara lain adalah Mohamed Salah dan William Saliba.
Selain mereka terdapat juga nama pemain muda bertalenta, seperti Rayan Ait-Nouri serta penyerang lincah milik Manchester United yaitu Amad Diallo.
Hingga saat ini tercatat ada 55 pemain muslim di Premier League yang akan menjalankan ibadah puasa saat turnamen berlangsung di bulan Ramadhan.
Kebijakan ini menunjukkan bentuk toleransi yang sangat tinggi dari otoritas liga terhadap keyakinan agama yang dianut oleh para pemainnya.
Seluruh penggemar sepak bola dunia sangat mengapresiasi langkah progresif ini demi menjaga keharmonisan di dalam kompetisi sepak bola paling populer.
Daftar Pemain Bintang Muslim di Premier League 2026
| Nama Pemain | Klub Asal | Posisi Bermain |
| Mohamed Salah | Liverpool | Penyerang |
| William Saliba | Arsenal | Bek Tengah |
| Rayan Ait-Nouri | Wolverhampton | Bek Sayap |
| Amad Diallo | Manchester United | Gelandang Serang |
| Ibrahima Konate | Liverpool | Bek Tengah |







