WWW.PASJABAR.COM — Manchester United dijadwalkan akan bertandang ke markas Everton dalam lanjutan putaran ke-27 Liga Premier pada Selasa, 24 Februari 2026.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi skuad asuhan Michael Carrick yang sedang berupaya mempertahankan momentum positif mereka di papan atas klasemen.
Namun, perjalanan menuju markas Everton diprediksi tidak akan mudah, karena “Setan Merah” harus kehilangan dua pilar penting di lini pertahanan yang memaksa tim untuk bermain dengan ekstra waspada.
Absennya De Ligt dan Krisis Bek Tengah Jelang Manchester United Kontra Everton
Masalah utama yang dihadapi Michael Carrick adalah absennya bek tengah andalan, Matthijs de Ligt.
Pemain internasional Belanda tersebut masih harus menepi akibat cedera punggung yang terus kambuh secara berulang.
Kehilangan De Ligt merupakan pukulan telak bagi stabilitas pertahanan United, mengingat ia telah melewatkan total 14 pertandingan di berbagai kompetisi sepanjang musim ini.
Meskipun laporan medis menunjukkan bahwa proses pemulihan De Ligt berjalan sesuai rencana, tim dokter memperkirakan sang bek baru bisa kembali merumput paling cepat pada bulan Maret mendatang.
Hal ini memaksa Carrick untuk memutar otak dalam meracik komposisi jantung pertahanan guna meredam agresivitas serangan tuan rumah di Hill Dickinson.
Lubang di Posisi Sayap Akibat Cedera Patrick Dorgu
Selain krisis di sektor tengah, Manchester United juga kehilangan kekuatan di posisi sayap menyusul cederanya bek muda potensial, Patrick Dorgu.
Pemain asal Denmark ini mengalami cedera hamstring yang cukup parah saat menghadapi Arsenal pada 25 Januari lalu.
Hingga saat ini, belum ada tanggal pasti kapan Dorgu bisa kembali memperkuat tim.
Absennya Dorgu meninggalkan kekosongan yang signifikan dalam sistem permainan Carrick yang sering mengandalkan kecepatan bek sayap.
Kehilangan pemain muda bertalenta ini dalam jangka waktu lama menuntut pemain pelapis untuk segera meningkatkan level permainan mereka demi menjaga keseimbangan transisi dari bertahan ke menyerang.
Kembalinya Mason Mount sebagai Harapan Baru
Di tengah kabar buruk dari lini belakang, Michael Carrick mendapatkan suntikan tenaga di sektor tengah dengan pulihnya Mason Mount.
Gelandang asal Inggris tersebut dinyatakan telah pulih sepenuhnya setelah absen dalam tiga pertandingan terakhir akibat masalah kebugaran.
Kembalinya Mount membawa secercah harapan bagi tim yang sangat membutuhkan kreativitas di lini sentral.
Mount diharapkan mampu memberikan dorongan baru dalam skema penyerangan melalui kemampuan umpan balik dan visi permainannya yang tajam.
Dengan adanya Mount, lini tengah United diprediksi akan lebih dinamis dalam membongkar pertahanan rapat Everton, sekaligus menjadi penghubung yang efektif bagi barisan penyerang “Setan Merah”.
Misi Mempertahankan Posisi Empat Besar
Sejak Michael Carrick mengambil alih kursi manajerial, Manchester United menunjukkan peningkatan performa yang sangat jelas.
Manchester United berhasil menembus posisi keempat klasemen sementara Liga Premier.
Pertandingan melawan Everton ini akan menjadi ujian karakter yang sesungguhnya bagi tim yang tengah berada di ambang kebangkitan tersebut.
Everton selalu dikenal sebagai lawan yang tangguh saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri, sehingga United harus benar-benar berhati-hati agar tidak terpeleset.
Kemenangan di laga ini sangat dibutuhkan untuk memperkokoh posisi mereka di zona Liga Champions.
Kemenangan di laga ini juga sekaligus membuktikan bahwa sistem yang dibangun Carrick tetap solid meski tanpa kehadiran beberapa pemain kunci di lini belakang.







