CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ahli Ingatkan Risiko Suplemen terhadap Kesehatan Jantung

Hanna Hanifah
22 Februari 2026
suplemen

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Suplemen kerap dianggap sebagai cara praktis untuk menjaga kesehatan jantung. Namun, sejumlah ahli mengingatkan bahwa tidak semua suplemen aman dikonsumsi, terutama tanpa pengawasan tenaga kesehatan.

Dalam siaran Eating Well, dilansir dari ANTARA, konsumsi suplemen sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu, khususnya bagi mereka yang memiliki penyakit jantung atau berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular.

Beberapa ahli gizi menyebut ada enam jenis suplemen yang justru berpotensi berdampak negatif terhadap kesehatan jantung.

Baca juga:   Travel di Lembang yang Berangkatkan Calon Haji Furoda Tak Terdaftar di Kemenag

Enam Suplemen yang Perlu Diwaspadai

Vitamin E dikenal sebagai antioksidan yang bermanfaat. Namun, Ahli Gizi Bess Berger, RDN, menjelaskan bahwa dosis tinggi vitamin E dalam bentuk suplemen dapat meningkatkan risiko gagal jantung dan stroke hemoragik.

Hal senada disampaikan Violeta Morris, M.S., RDN, yang menyebut dua uji klinis menemukan peningkatan risiko stroke hemoragik pada konsumsi 111–200 IU per hari. Gugus Tugas Layanan Pencegahan Amerika Serikat (USPSTF) pun tidak merekomendasikan vitamin E untuk pencegahan penyakit kardiovaskular.

Baca juga:   Ilmuwan Mengejar Kursi Kampus

Kalsium juga perlu diperhatikan. Morris mengutip analisis 13 uji coba terkontrol yang menemukan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 15 persen pada wanita pascamenopause sehat yang mengonsumsi suplemen kalsium.

“Kalsium dapat berkontribusi pada kalsifikasi arteri,” ujar Berger.

Suplemen energi atau penurun berat badan yang mengandung stimulan seperti kafein dosis tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Sehingga memberi tekanan pada sistem kardiovaskular.

Beta karoten dalam dosis tinggi disebut dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular pada perokok.

Baca juga:   Tiga Produk Olahan Susu yang Dinilai Baik untuk Jantung

Akar manis (licorice) mengandung glisirizin yang dapat menyebabkan retensi natrium dan tekanan darah tinggi.

Sementara itu, beras ragi merah mengandung monacolin K yang secara struktural mirip obat lovastatin dan berisiko menyebabkan kerusakan otot, ginjal, dan hati.

Sebagai alternatif, para ahli menyarankan memperkuat kesehatan jantung melalui pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, tidur cukup, dan pengelolaan stres yang baik. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: kesehatan jantungsuplemen


Related Posts

produk olahan susu
HEADLINE

Tiga Produk Olahan Susu yang Dinilai Baik untuk Jantung

25 Februari 2026
jantung
HEADLINE

Begini Langkah Jaga Kesehatan Jantung Sejak Awal

19 November 2021

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.