WWW.PASJABAR.COM – Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) melalui Badan Tim Nasional (BTN) Esports menggelar seleksi nasional sebagai tahapan lanjutan pembentukan skuad menuju pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk persiapan Asian Games 2026.
Seleksi berlangsung pada 20 Februari hingga 15 Maret 2026 dengan skema komprehensif guna menjaring talenta terbaik Tanah Air.
Ketua BTN Esports Wishnu Buddhaya mengatakan seleksi dirancang melalui tiga mekanisme, yakni penunjukan langsung, seleksi terbatas, dan seleksi terbuka.
“Seleksi Nasional ini kami rancang dengan pendekatan menyeluruh. Penunjukan langsung mempertimbangkan rekam jejak dan konsistensi performa, seleksi terbatas berbasis evaluasi teknis mendalam, sementara seleksi terbuka memberi ruang bagi talenta baru untuk muncul,” ujar Wishnu, dilansir dari ANTARA, Minggu (22/2/2026).
Tiga Skema Seleksi Terukur
Wishnu menegaskan tujuan akhir dari proses ini adalah mempersiapkan atlet dan tim agar siap bersaing di ajang multievent terbesar Asia tersebut.
“Tujuan akhirnya adalah mempersiapkan atlet dan tim untuk kami bina di Pelatnas agar siap bersaing dan memiliki potensi membawa prestasi terbaik bagi Indonesia di Asian Games 2026,” katanya.
Skema penunjukan langsung diberikan kepada atlet atau tim dengan rekam jejak prestasi teruji serta performa konsisten dalam periode pemantauan terakhir.
Evaluasi dilakukan secara komprehensif dengan menitikberatkan pada kualitas performa, rekam jejak prestasi, serta mentalitas bertanding di level internasional.
Sementara itu, seleksi terbatas diperuntukkan bagi atlet dan tim yang masuk radar pemantauan teknis BTN Esports. Proses ini dilakukan secara online maupun offline dengan mempertimbangkan data kompetisi, analisis permainan, kesiapan taktik, hingga capaian nasional dan internasional.
Adapun seleksi terbuka memberi kesempatan seluas-luasnya bagi talenta esports dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Melalui kombinasi tiga mekanisme tersebut, PB ESI menargetkan terbentuknya komposisi tim nasional yang objektif, kompetitif, dan inklusif demi meraih medali pada Asian Games 2026. (han)







