CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

PBNU Jelaskan Solusi Lupa Niat Puasa Ramadhan

Hanna Hanifah
22 Februari 2026
PBNU Jelaskan Solusi Lupa Niat Puasa Ramadhan

ilustrasi. (foto: Adobe Stock)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ustadz Alhafiz Kurniawan, menyampaikan penjelasan terkait solusi bagi umat Muslim yang lupa niat puasa Ramadhan menurut Mazhab Syafi’i.

Ia menjelaskan, para ulama Mazhab Syafi’i menganjurkan tiga hal dalam niat puasa Ramadhan, yakni berniat setiap malam, dianjurkan melafalkan niat, serta pada awal Ramadhan berniat untuk melaksanakan puasa selama sebulan penuh dengan mengikuti pandangan Imam Malik.

Baca juga:   Nikmatnya Gurame Buntil dan Es Payung Geulis untuk Menu Berbuka Puasa

“Para ulama Mazhab Syafi‘i menganjurkan tiga hal, berniat setiap malam, dianjurkan melafalkan niat, dan di awal Ramadhan berniat untuk melaksanakan puasa selama sebulan penuh,” kata Alhafiz, dilansir dari ANTARA, Sabtu (21/2/2026).

Tetap Sah Meski Lupa Niat di Malam Hari

Alhafiz menjelaskan, bagi orang yang lupa berniat pada malam hari, ia tidak perlu membatalkan puasanya. Ia cukup memasang niat ketika teringat di pagi hari bahwa dirinya belum berniat.

Baca juga:   Niat Sholat Tarawih Sendiri

“Dengan demikian ia tetap dapat melanjutkan ibadah puasanya hingga selesai, sampai waktu Maghrib,” ujarnya.

Ia juga mengutip pandangan Imam Abu Hanifah yang menyatakan bahwa jika seseorang tidak memalamkan niat sebelum fajar, bukan berarti puasanya tidak sah, melainkan hanya tidak sempurna. Dalam kondisi lupa, niat dapat dipasang di pagi hari atau awal siang saat yang bersangkutan ingat.

Menurutnya, penting membedakan antara niat dan pelafalan niat. Niat merupakan kerja batin atau sikap hati, sedangkan pelafalan niat adalah ungkapan lisan atas niat yang sudah ada di dalam hati dan hukumnya hanya dianjurkan.

Baca juga:   REHAT: Nutrisi Saat Ramadan

Alhafiz menambahkan, puasa Ramadhan merupakan ibadah tunai yang hukumnya wajib, sehingga niatnya pun wajib. Hal ini berbeda dengan puasa qadha.

“Karena puasa Ramadan dilaksanakan secara tunai, maka niat menjadi wajib. Adapun pelafalan niat, hukumnya hanya dianjurkan, bukan wajib,” tutupnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: niatniat puasa ramadhanpuasapuasa ramadhanramadhan


Related Posts

gangguan lambung saat puasa
HEADLINE

REHAT : Gangguan Lambung Selama Ramadhan

12 Maret 2026
tetes mata saat puasa
HEADLINE

REHAT : Fakta Mengejutkan! Tetes Mata Ternyata Tidak Membatalkan Puasa

26 Februari 2026
Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa
HEADLINE

Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa

23 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.