BARCELONA, WWW.PASJABAR.COM — Barcelona menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Levante pada jornada ke-25 Liga Spanyol 2025/2026. Bertanding di Stadion Spotify Camp Nou pada Minggu (22/2/2026) malam WIB, armada asuhan Hansi Flick tampil tanpa ampun dengan melibas tamunya tiga gol tanpa balas.
Kemenangan ini menjadi sangat krusial karena berhasil membawa raksasa Catalunya mengudeta posisi Real Madrid dari puncak klasemen sementara, menyusul kekalahan mengejutkan sang rival dari Osasuna di laga sebelumnya.
Pesta Gol Barisan Gelandang Barcelona Saat Hadapi Levante
Keunikan dalam kemenangan telak kali ini adalah seluruh gol Barcelona lahir dari kaki para gelandangnya.
Marc Bernal, Frenkie de Jong, dan Fermin Lopez masing-masing mencatatkan namanya di papan skor, membuktikan bahwa lini tengah Barca tidak hanya piawai dalam mengatur ritme, tetapi juga sangat mematikan di depan gawang.
Barcelona langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Meskipun sempat nyaris kecolongan lewat fast break tim tamu di menit pertama, Barca segera merespons dengan gol cepat Marc Bernal pada menit ke-4.
Berawal dari operan kunci Joao Cancelo, Bernal menyambar umpan silang mendatar untuk menjebol gawang Mathew Ryan.
Dominasi ini berlanjut hingga menit ke-32 saat Frenkie de Jong mencetak gol kedua melalui sebuah tap-in akurat, kembali berkat servis apik dari Joao Cancelo yang tampil sangat ofensif.
Sentuhan Magis Fermin Lopez dan Dominasi Lamine Yamal
Memasuki babak kedua, Hansi Flick tidak mengendurkan tekanan. Meski Lamine Yamal tengah menjalani ibadah puasa, ia tetap tampil penuh energi dan menjadi kreator bagi gol penutup Barcelona.
Momentum tersebut lahir pada menit ke-81 saat pemain pengganti, Fermin Lopez, menerima operan dari Yamal dalam situasi sepak pojok.
Jebolan La Masia itu melakukan aksi individu dengan memindahkan bola dari kaki kanan ke kaki kiri sebelum melepaskan sepakan roket dari luar kotak penalti.
Bola menghantam tiang sebelum masuk ke gawang, membuat penonton di Camp Nou bergemuruh.
Gol tersebut menjadi penegas bahwa kedalaman skuad Barcelona di sektor gelandang sangat mengerikan musim ini.
Penjaga gawang Levante, Mathew Ryan, dipaksa jatuh bangun menghadapi gempuran beruntun dari Robert Lewandowski dan Raphinha hingga menit-menit akhir pertandingan.
Kudeta Takhta dari Tangan Real Madrid
Kemenangan ini memiliki arti strategis yang luar biasa bagi Barcelona. Dengan tambahan tiga poin, Barcelona kini resmi memuncaki klasemen sementara La Liga dengan koleksi 61 poin dari 25 pertandingan.
Mereka berhasil unggul satu poin atas Real Madrid (60 poin) yang sebelumnya terpeleset di markas Osasuna.
Keberhasilan mengudeta posisi puncak ini sekaligus menjadi pembalas kegagalan Barca di pekan sebelumnya saat takluk dari Girona.
Di bawah tangan dingin Hansi Flick, Barcelona menunjukkan transisi yang sangat cepat dan efektivitas serangan yang tinggi.
Kembalinya Barca ke puncak klasemen di sisa musim ini memberikan tekanan psikologis yang besar bagi Real Madrid dalam perebutan gelar juara.
Analisis Susunan Pemain dan Strategi Hansi Flick
Dalam laga ini, Hansi Flick menurunkan formasi andalannya 4-3-3 dengan mempercayakan gawang kepada Joan Garcia.
Lini belakang yang dipimpin Jules Kounde tampil cukup solid meredam upaya serangan balik Ivan Romero dkk.
Di lini tengah, trio Bernal, De Jong, dan Dani Olmo menjadi motor serangan yang sangat cair, memudahkan transisi bola ke lini depan yang diisi Lewandowski dan Yamal.
| Posisi | Pemain Utama Barcelona | Keterangan |
| Kiper | Joan Garcia | Mencatatkan clean sheet krusial. |
| Belakang | Kounde, Garcia, Martin, Cancelo | Cancelo menyumbang assist penting. |
| Tengah | Marc Bernal, De Jong, Dani Olmo | Seluruh gol berasal dari lini ini. |
| Depan | Lamine Yamal, Lewandowski, Raphinha | Memberikan tekanan konstan sepanjang laga. |







