WWW.PASJABAR,COM – Persita Tangerang harus pulang dengan kepala tertunduk. Itu karena mereka kalah 0-1 oleh Persib Bandung pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (22/2/2026) malam.
Hasil itu sangat disesali Persita. Pelatih Carlos Pena meyakini seharusnya Persita minimal bisa meraih satu poin jika berhasil menuai skor imbang.
“Kami seharusnya tidak pulang dari sini tanpa membawa setidaknya satu poin karena menurut saya, pemain saya tim saya layak mendapatkannya,” kata Carlos Pena.
Menurut eks pelatih Persija Jakarta itu, timnya bermain dengan karakter yang kuat saat melawan Persib. Namun, secara hasil memang tak sesuai harapan.
Terlebih, Persita sempat mencetak gol penyama kedudukan. Akan tetapi, gol dianulir karena ternyata ada miskomunikasi wasit dengan pemain. Sehingga, gol Persita harus dianulir.
“Kami kebobolan dari sutasi bola mati yang tentu saja bisa kami lakukan dengan lebih baik. Namun meski begitu, kami mencetak gol setelahnya melalui situasi bola mati, tapi gol kami tidak disahkan,” sesalnya.
“Jadi selamat untuk Persib dan kami harus melangkah lebih maju untuk pertandingan selanjutnya,” sambung Carlos Pena.
Namun, ia tidak menyinggung kinerja wasit secara spesifik. Ia mengaku tidak mau berkomentar. Terlebih, bukan pertama kali Persita menurutnya dirugikan oleh sang pengadil lapangan.
“Tidak ada komentar tentang wasit, tidak ada komentar. ini bukan pertama kalinya kami memiliki beberapa masalah dengan orang ini, tapi tidak ada komentar,” jelas Carlos Pena.
Mengenai Hokky Caraka
Disinggung soal Hokky Caraka yang memainkan tugas baru sebagai kiper dadakan di laga tersebut, ia memberi penjelasan. Itu karena kondisi Hokky tidak memungkinkan terus dimainkan sebagai striker.
“Tentang Hokky Caraka. karena dia (sempat) kram, jadi dia tidak bisa berlari terlalu banyak, dia (ingin) menyelesaikan pertandingan, jadi kami memutuskan untuk menempatkan dia sebagai kiper, itu saja,” pungkasnya.
Sementara itu, kekecewaan juga diungkap pemain Persita Tangerang, Pablo Ganet. Ia mengatakan Persita datang dengan persiapan yang matang dan melalui laga dengan tidak mudah.
Akan tetapi, hasil akhir yang pahit harus ditelan. Ia pun menegaskan tim harus segera bangkit.
“Kami harus terus maju dan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami untuk terus melangkah ke depan,” ucap Pablo Ganet. (ars)







