CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kemenkes Beberkan Gejala dan Pencegahan Infeksi Virus Nipah

Hanna Hanifah
24 Februari 2026
virus nipah

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan sejumlah gejala penyakit virus nipah yang perlu diwaspadai masyarakat. Masa inkubasi atau rentang waktu sejak terpapar hingga muncul gejala berkisar antara empat hingga 14 hari, meski dalam beberapa laporan bisa mencapai 45 hari.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes, Dr. Sumarjaya, dalam diskusi yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan diikuti dari Jakarta, Selasa, mengatakan gejala virus nipah terbagi menjadi gejala awal hingga berat.

Baca juga:   “Bicara MC Academy” Ruang Menjadi MC dan Public Speaker Handal

“Masa inkubasinya empat hingga 14 hari. Kemudian ada juga dilaporkan 45 hari, ini saya katakan bervariasi juga gejalanya,” jelasnya, dilansir dari ANTARA.

Waspadai Gangguan Pernapasan dan Neurologis

Sumarjaya memaparkan, gejala awal umumnya berupa demam, flu, sakit kepala hebat, nyeri otot, dan nyeri tenggorokan. Namun pada kondisi berat, pasien dapat mengalami penurunan kesadaran, kejang, ensefalitis atau radang otak, hingga gangguan pernapasan serius.

Baca juga:   Jalur Rel Cibeber Lampegan Kembali Normal, KAI Pastikan Aman Dilalui

“Yang perlu kita pahami dan terus kita waspadai adalah gangguan pernapasan berat dan gangguan neurologis, itu yang perlu kita waspadai,” tegasnya.

Ia menjelaskan, diagnosis virus nipah dapat dilakukan melalui tes PCR. Hingga kini belum tersedia pengobatan spesifik maupun vaksin untuk mencegah infeksi virus tersebut. Tingkat kematian akibat virus nipah tergolong tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen pada manusia.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menghindari konsumsi air nira langsung dari pohon, mencuci serta mengupas buah sebelum dimakan, membuang buah yang rusak atau bekas gigitan, serta memastikan daging ternak dimasak hingga matang.

Baca juga:   Kasus Virus Nipah di India dan Bangladesh Picu Kewaspadaan Global

Kemenkes menegaskan, hingga Februari 2026 belum ditemukan kasus penularan virus nipah pada manusia di Indonesia, meskipun virus ini telah lama terdeteksi pada kelelawar. Sebelumnya, kasus kematian akibat virus nipah dilaporkan terjadi di Bangladesh pada akhir Januari 2026. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: cegah virus nipahgejala virus nipahpenyakitVirus nipah


Related Posts

virus nipah
HEADLINE

Asal Usul Nama Virus Nipah Berawal dari Desa di Malaysia

6 Februari 2026
penularan virus nipah
HEADLINE

WHO Ungkap Tujuh Temuan Penularan Virus Nipah di Bengala Barat

4 Februari 2026
Virus Nipah
HEADLINE

Kasus Virus Nipah di India dan Bangladesh Picu Kewaspadaan Global

27 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.